Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Paolus Hadi mengenalkan dan menggalakkan petani untuk membuka lahan pertanian tanpa harus membakar dengan metode Sanggau Farming System (SFS).

"Metode ini guna untuk melaksanakan mendukung upaya pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB). Kita telah melaksanakan menanam padi di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas dengan SFS sebagai percontohan," ujarnya saat dihubungi di Sanggau, Sabtu.

Menurut pria yang akrab disapa PH ini mengatakan sudah dari tahun lalu dirinya selaku pemerintah daerah memikirkan bisa atau tidaknya masyarakat melakukan pengolahan lahan untuk menanam padi tanpa bakar.

"Akhirnya kita uji coba menanam padi tanpa bakar yang dilaksanakan di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang. Kita pelan-pelan untuk mengajak melibatkan masyarakat Sungai Langer-nya. Memang harus ada intervensi dari pemerintah karena ini menggunakan alat-alat yang harusnya dimiliki petani. Sehingga ini kita mencoba dulu dan mudah-mudahan dengan hasil ini masyarakat, yakin yang dimana tidak juga dalam berladang itu harus membakar,” ungkapnya.

Ditambahkan, uji coba itu supaya merubah kebiasaan yang dulunya berladang dengan cara membakar dan sekarang bagaimana berladang tanpa bakar.

“Nah, untuk itulah kita uji coba supaya merubah kebiasaan lama yang dimana sekarang untuk dapat mengolah lahan tanpa bakar. Cara inikan tidak gampang juga, sehingga tahun depan untuk seluruh masyarakat Sungai Langer per Kartu Keluarga (KK) kita mau dorong satu hektare," pintanya.

Kegiatan PLTB dengan metode SFS diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mari kita wujudkan Sanggau sehat tanpa asap dengan PLTB"

Dalam kegiatan ujicoba bersama Bupati Sanggau hadir juga Dandim 1204/Sanggau, Letkol. Inf Affiansyah, Waka Polres Sanggau, Kompol Agus Dwi Cahyono, Plt. Kadis Hangpang Hortikan Sanggau, Kubin, para Kepala OPD terkait, Camat Kapuas, Jemain, Forkompimcam, Pj. Kades Mengkiang, Tekam Sunarya dan Ketua Gabungan Kelompok Tani Tunas Bersatu, Junaidi serta anggotanya.

Dandim 1204 Sanggau, Letkol Inf Affiansyah mengatakan bisa kerjasama program dari Pangdam XII/Tpr yaitu Langit Biru di Bumi Khatulistiwa.

“Atas arahan Bapak Pangdam XII/Tpr dan Danrem 121/ABW dengan program Langit Biru di Bumi Khatulistiwa. Sehingga buka lahan tanpa bakar ini diharapkan suatu kegiatan kita merubah pola yang lama (membakar). Kita berharap dengan teknologi ini membuka lahan tanpa bakar untuk dapat terus dikembangkan lebih lanjut,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani Tunas Bersatu Desa Mengkiang, Junaidi menyampaikan pada kesempatan tersebut dalam rangka PLTB ini awalnya mengusahakan lima hektare, di mana program ini sudah mulai berjalan. Ke depan kita akan perluas di dua dusun lagi. Di desa kita ini ada tiga dusun dan untuk tahun ini kita ada demplot utamanya lima hektar di Dusun Sungai Langer ini dan ada demplot kecil di Dusun Tokang satu hektare dan Dusun Mengkiang sekitar setengah hektar,”jelasnya.

Pewarta: Dedi/M Khusyaeri

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020