Bupati Kayong Utara Citra Duani menegaskan membantah pernyataan Kepala Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti, terkait pernyataan di salah satu media daring terkait permasalahan listrik beberapa waktu lalu.

“Terkait permasalahan listrik di Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti, bahwa persoalan listrik di desanya akan cepat teratasi dengan dukungan Bupati kepada PLN, dan selain itu pernyataan terkait saya mengancam, desa harus memasukkan listrik swasta adalah fitnah, tidak benar. Yang saya sampaikan kepada Kepala Desa adalah untuk mengatasi persoalan listrik ini, desa harus melakukan musyawarah bersama perangkat desa, BPD, dan masyarakat untuk mencari solusi persoalan listrik, karena ini kewenangan desa bukan kewenangan kabupaten," kata Citra Duani di Sukadana, Selasa.

Untuk listrik PLN, sambung Bupati Citra, dirinya telah melakukan koordinasi dengan General Manager PLN  dan mendapat jawaban karena adanya refocusing anggaran akibat pandemi COVID-19 membuat PT. PLN tidak bisa melakukan pemasangan listrik baru.

“Menurut Kades mereka melakukan koordinasi ke PLN terkait dapat mempercepat pemasangan aliran listrik dengan surat dukungan bupati, tapi begitu saya konfirmasi ternyata tidak benar," ujar Citra.

Bupati Citra berharap, sebagai bagian dari pemerintah, Kepala Desa harus dapat membantu pemerintah daerah, berkoordinasi dengan Camat, untuk mencari solusi terbaik bagi kesejahteraan masyarakat. “Jangan mau dipancing-pancing, sekali lagi saya nyatakan apa yang disampaikan oleh kades tersebut bahaya kalau dibiarkan,” katanya mengingatkan.

Dia menegaskan, Kepala Desa Durian Sebatang harus mengklarifikasi pernyataannya dan meminta maaf kepada bupati melalui media masa. “Walaupun beberapa waktu yang lalu Kades telah meminta maaf melalui Camat Seponti, namun karena pernyataannya dipublikasikan melalui media, maka permintaan maaf dan klarifikasi pernyataan tersebut harus dilakukan di media juga," kata dia.

Permasalahan listrik di setiap desa, tambah Bupati Citra, saat ini coba diselesaikan oleh Pemkab secara bertahap. “Kita lakukan secara bertahap, satu persatu, seperti dari Pulau Maya, Desa Pelapis, dan Desa Padang. Sekarang Desa Padang sudah terang benderang nah Desa Durian Sebatang seharusnya dapat belajar dengan Desa Padang di Karimata," katanya.

“Karena itu, saya sarankan bermusyawarah dengan warga, kades harus berinovasi, gunakan dana desa secara transparan, karena jika tidak, akan kita evaluasi, jika tidak menggunakan dana desa dengan baik, tidak hanya kepada Desa Durian Sebatang, tetapi juga bagi desa-desa lain," tegas Bupati Citra.

Pewarta: Rizal/Japri

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021