Mewakili Bupati Ketapang, Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian dan Pembangunan, Junaidi Firawan SSos membuka Kegiatan diskusi Pencegahan Karhutla Berbasis Restorasi Gambut di Hotel Grand Zuri Ketapang.

Dalam sambutannya Junaidi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang memberikan apresiasi dan menyambut baik diskusi yang diinisiasi oleh sekretariat bersama multi pihak pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di Ketapang ini.

"Hot isu yang dibahas dalam diskusi ini terkait pencegahan karhutlabun berbasis restorasi gambut. Kami nilai sangat tepat dan kekinian serta menjadi atensi para pihak multi stakeholder, terutama menjelang musim panas atau musim kemarau," katanya membacakan sambutan Bupati Ketapang.

Baca juga: Ketapang buka posko pencegahan dan penanggulangan karhutlabun

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Ketapang telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla.  Di antaranya dengan melakukan penilitian dan kajian dan penyusunan grand desain pencegahan Karhutlabun. Perumusan rencana aksi jangka pendek dan jangka panjang dan menginisiasi kerjasama dengan badan restorasi gambut dan mangrove (BRGM).

"Peran serta kelompok peduli api atau apapun namanya, serta keikutsertaan kelembagaan adat dan desa, harus dikedepankan dalam pencegahan Karhutlabun berbasis restorasi gambut di Ketapang," harapnya.

Baca juga: Program restorasi gambut - mangrove di Kubu Raya berlanjut hingga 2026

Menurutnya keterlibatan masyarakat sekitar kawasan tersebut menjadi keharusan. Tanpa adanya hal tersebut, upaya yang telah diprogramkan tidak akan tercapai secara maksimal. "Pendampingan lembaga-lembaga NGO-LSM akan semakin mendorong program ini tepat sasaran dan tentu saja dampak Karhutlabun dapat diminimalisir," tuturnya.

"Pemkab Ketapang mengucapkan terima kasih kepada TNI-POLRI, instansi vertikal, perusahaan, BUMN/BUMD, lembaga swadaya masyarakat, pihak koperasi, Pemerintah Kecamatan dan Desa, Lembaga Adat. Serta masyarakat secara menyeluruh yang telah berkontribusi maksimal dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutlabun di Ketapang ini," ucapnya.

Pewarta: Subandi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021