Bencana banjir melanda sejumlah dataran rendah di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang disebabkan meluapnya sungai Kapuas akibat curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir di daerah tersebut.

"Sungai Kapuas mulai meluap, air mulai masuk ke dataran rendah, salah satunya di Desa Nanga Mentebah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan di Putussibau Kapuas Hulu, Kamis.

Gunawan mengatakan berdasarkan laporan sementara yang diterima BPBD Kapuas Hulu, banjir di Desa Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah terjadi sejak Kamis (13/1) pagi, dengan ketinggian air rata-rata 30-50 sentimeter.

Ia mengaku pihaknya telah melakukan pantauan ke sejumlah dataran rendah dan meminta pihak kecamatan dan desa segera melaporkan apabila ada kejadian bencana.

"Sepertinya air dari hulu Kapuas baru tiba, sehingga merendam dataran rendah. Jika tidak hujan lagi air cepat surut, karena posisi Danau Sentarum tidak banjir," kata Gunawan.

Meski demikian, Gunawan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana banjir.

"Kami minta masyarakat tetap waspada, karena saat ini musim hujan disertai angin cukup kencang dan petir, seperti yang terjadi beberapa hari terakhir," ucap Gunawan.

Sementara itu, pantauan ANTARA di lapangan disebutkan banjir juga mulai merendam Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hillir dan Desa Tanjung Jati Kecamatan Putussibau Selatan.

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022