Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Pontianak, mendapatkan Vaksin COVID-19 dosis pertama, kedua dan juga ketiga, kerjasama antara Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat dengan Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Kalimantan Barat.

Kepala BIN Daerah Kalbar Brigjen Polisi Rudy Tranggono di Sungai Raya, Rabu, mengatakan, kegiatan Vaksinasi di Lapas Kelas IIA Pontianak ini merupakan upaya dalam menekan penyebaran COVID-19 di dalam Lapas dan juga menyukseskan program nasional terkait vaksinasi. 

“Ini merupakan salah satu upaya kita untuk memberikan vaksinasi kepada WBP dan pegawai Lapas Kelas IIA Pontianak, walaupun di dalam Lapas areanya terbatas, tapi sangat membahayakan apabila ada pengunjung yang terinfeksi dan dapat menyebarkan virus didalam Lapas. Makanya kami lakukan penguatan seluruh Lapas kerjasama antara Kemenkumham dengan BIN daerah Kalbar,” ujarnya.

Vaksinasi ini merupakan salah satu wujud program nasional yang dilakukan antara Kemenkumham, BIN dan kabupaten/kota, vaksinasi ini akan belanjut ke seluruh Lapas/Rutan/LPKA di Kalbar. 

“Tujuan utama tentunya bagaimana kita bisa mewujudan herd imunity di lingkungan Lapas/Rutan/LPKA dan orang yang melakukan kunjungan keluarga,” tegas Rudy.

Rudi menambahkan, BIN Daerah Kalbar mendapat target vaksinasi 165 orang dalam satu bulan, yang dibagi kedalam 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

“Sekala prioritas yaitu Lapas, tempat ibadah, dan juga kami mendapat tugas di tempat 4T, tempat tersulit, terjauh, terpencil dan terisolir, kami mendorong percepatan vaksinasi di Kalbar,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Lapas Kelas IIA Pontianak Ardian Setiawan, menyambut baik kegiatan vaksinasi  COVID-19 bagi WBP dan pegawai di Lapas Kelas IIA Pontianak. Dirinya mentargetkan dalam vaksinasi kali ini setidaknya 500 WBP mendapatkan dosis vaksin.

“Pada kesempatan kali ini saya selaku pimpinan mengucapkan terima kasih kepada BIN Daerah Kalbar dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, sehubungan dengan vaksinasi ini sesuai arahan pemerintah. Kami menargetkan 500 WBP dari total penghuni 1194 mendapat dosis vaksin baik dosis pertama, kedua ataupun ketiga, diluar dari pegawai. Mudahan mudahan dengan vaksinasi ini dapat meningkatkan Herd Imunity di lapas kelas IIA Pontianak,” ucap Ardian.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Abang Darmawansyah menyampaikan, pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kubu Raya.

“Pada kesempatan ini kita melaksanakan vaksin COVID-19 di Lapas Kelas IIA Pontianak, tim yang kita turunkan ada dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sungai Raya Dalam, untuk sasarannya sekitar 500 dosis, terdiri dari Vaksin pertama 170 dosis, vaksin kedua 160 dosis dan sisanya vaksin booster. Kami akan selalu mendukung dan memfasilitasi kegiatan vaksinasi di Kubu Raya, kebetulan kali ini kita lakukan koordinasi dengan BIN Daerah Kalbar untuk mendukung capaian vaksinasi di Kabupaten Kubu Raya,” pungkas Darmawansyah.

Pewarta: Andilala

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022