Gempa dengan magnitudo 5,5, Senin dini hari sekitar pukul 03.24 WIT melanda Kota Jayapura dan sekitarnya menyebabkan warga sempat panik.
 
Staf analisis gempa BMKG Wilayah V Jayapura Jambari kepada ANTARA, Senin dini hari mengatakan, dari data yang terhimpun terungkap gempa dengan magnitudo 5,5 itu berlokasi 2.58 LS-140.67 BT atau 13 KM Timur Laut Kota Jayapura.
 
Kedalaman gempa sekitar 10 Km dan dirasakan IV MMI dan di laporkan juga dirasakan di Genyem, Kabupaten Jayapura.
 
"Gempa susulan masih terjadi nanti akan kami info kan kembali," ucap Jambari.

Baca juga: Papua diguncang gempa bumi 5,5 magnitudo
 
Sementara itu warga kawasan Dok IX Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura Sony Benyamin mengaku akibat gempa mereka sekeluarga langsung terbangun dan berlarian keluar rumah.
 
Bahkan beberapa barang rumah tangga terjatuh dari lemari penyimpanan.
 
"Kami tidak berani masuk rumah karena sempat terjadi gempa susulan," ungkap Sonny.
 
Hal serupa juga dikatakan Risky, warga Pasir Dua yang mengaku air di bak penampungan yang ada di rumahnya sempat tumpah.
 
"Gempa kali ini terasa sekali, mudah-mudahan tidak ada gempa susulan lagi," ujar Riski berharap.

Baca juga: PMI bangun instalasi pengolahan air bersih siap minum di Cianjur


Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai pembangunan rumah korban gempa Cianjur, Jawa Barat, dengan sistem reimburse atau uang talangan tidak masalah sepanjang masyarakat memiliki kemampuan.

“Reimburse maksudnya biaya oleh rakyat kan, nggak ada masalah, sepanjang rakyatnya bisa, kan nggak mungkin rakyat nggak punya duit semua kan,” kata Moeldoko di Jakarta, Selasa. Baca selengkapnya: Pembangunan rumah korban gempa Cianjur dengan sistem reimburse tak masalah

 

Pewarta: Evarukdijati

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023