Bupati Sambas, Kalimantan Barat, Satono menawarkan potensi investasi di sektor perikanan saat melakukan pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) Negara Republik Seychelles, Nico Barito.

"Pertemuan yang dilakukan dalam rangka silaturahmi juga membahas potensi investasi sektor perikanan di Kabupaten Sambas. Kita tahu bahwa memang potensi tersebut di Kabupaten Sambas sangat besar. Kita ingin bagaimana itu terus dipacu untuk Sambas Berkemajuan,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa apa yang dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan merangkul para investor terus dilakukan. Hal itu juga tujuannya agar menekan angka pengangguran.

“Keran investasi di Kabupaten Sambas kita buka selebar-lebarnya untuk para investor. Di mana semua itu tentu harus sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. Guna mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” papar dia.

Sebelumnya, Satono mengatakan bahwa Kabupaten Sambas juga daerah sentra hasil tanaman pangan dan hortikultur. Kemudian sektor pariwisata alam dan budaya juga tidak kalah menarik.

"Sering saya sampaikan di mana-mana bahwa Sambas punya tiga potensi yang luar biasa dan belum tergali maksimal. Pertama potensi pertanian, lebih dari 70 persen masyarakat Sambas adalah petani, dan kita adalah lumbung pangan Kalbar," katanya.

Kedua, sambung Satono, Sambas punya potensi perikanan yang luar biasa, panjang pantai dari ujung Selakau sampai Temajuk itu ada lebih dari 158 kilometer.

"Sehingga potensi laut dan potensi perikanan itu sangat luar biasa, dan belum tergali maksimal. Inilah upaya-upaya kita agar masyarakat bisa sejahtera, memanfaatkan sumber daya alam yang ada," katanya.

Terakhir yakni potensi wisata, di antaranya Pantai Temajuk adalah objek wisata yang sangat indah, disebut Surga di Ekor Borneo. Namun menurut dia,potensi itu belum terjamah maksimal oleh pemerintah pusat.

"Kalau kita poles, kita tata dengan baik, Temajuk itu jauh lebih indah dari pantai di Bali. Karena itu mudah-mudahan dengan adanya pertemuan ini, rakyat Sambas bisa meraih keuntungan di sektor ekonomi, dan mampu memacu geliat ekonomi kerakyatan usai pandemi COVID-19," kata dia.

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023