Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meninjau pembangunan Masjid Agung Kota Singkawang dan menargetkan selesai pada tahun 2024.

"Saat ini progres pembangunannya sudah hampir 70 persen, tinggal finishing dan menara, dan dalamnya kalau sudah di keramik nanti sudah bisa digunakan. Insya Allah Lebaran sudah bisa digunakan, tapi finishing tetap berjalan, namun finishing ini tidak cepat, karena pekerjaan yang halus dan harus teliti," kata Gubernur Sutarmidji saat meninjau pembangunan Masjid Agung Singkawang, Senin.

Dalam kunjungannya tersebut, Gubernur menitipkan pesan kepada panitia pembangunan untuk memprioritaskan bangunan inti masjid. Hal ini agar manfaat masjid cepat dirasakan oleh masyarakat Muslim yang ada di Singkawang.

Ia juga mengajak untuk seluruh masyarakat Muslim berkenan memberikan bantuan agar pembangunan masjid ini dapat diselesaikan dengan waktu yang lebih cepat, mengingat Singkawang merupakan kota tujuan wisata unggulan di Kalbar.



"Saran saya menara jangan prioritas, prioritas finishing bangunan utama. Menara ini kan bisa pelan-pelan dan bagi masyarakat Kalbar, kalau ada yang mau menyumbang, arahkan untuk pembangunan Masjid Agung ini, apalagi sekarang mau Lebaran, jadi perlu dipercepat pembangunannya," ujar Gubernur Sutarmidji.

Ia juga menjelaskan ada pembagian tanggung jawab pengelolaan rumah ibadah dari masing-masing level pemerintah, khususnya pengelolaan masjid.

"Masjid Raya itu tanggung jawab Pemprov, Masjid Agung itu tanggung jawab kabupaten/kota, demikian dengan masjid besar di kecamatan. Untuk bantuannya diatur dalam surat keputusan dari Kementerian Agama tentang status masjid," katanya.

Ia mencontohkan pemprov memberi bantuan ke Masjid Raya Mujahidin tiap tahunnya, tak ada yang salah karena memang tanggung jawab pemprov. 


 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023