Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama insan pers melakukan penanaman 1.000 bibit pohon mangrove di kawasan Teluk Kendari, Kelurahan Watuwatu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan di Kendari, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan serentak di seluruh jajaran Polri dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Divisi Humas Polri yang ke-72 dan juga untuk mendukung penghijauan lingkungan, termasuk di pesisir Teluk Kendari.

“Kita berpartisipasi untuk melakukan penghijauan di Kota Kendari. Kan kalau lihat yang hijau-hijau tentu udaranya juga segar," kata Ferry.

Selain dalam rangka HUT Divisi Humas Polri, kata dia, penanaman mangrove itu juga bertujuan mencegah terjadinya abrasi di kawasan Teluk Kendari.

“Kan dengan menanam mangrove ini juga sebagai salah satu langkah untuk mencegah terjadinya abrasi," sebutnya.

Mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Sultra itu berharap dengan dilakukannya penanaman ribuan bibit pohon mangrove di seluruh Polres jajaran Polda Sultra itu bisa memberikan dampak yang positif pada masa mendatang.

Baca juga: Astra Motor Kalbar tanam 500 bibit mangrove

“Kami mendukung penghijauan, kita juga harapkan Kendari ini bisa lebih baik udaranya," jelas Ferry.

Kabid Humas Polda Sultra itu menambahkan dengan dilakukannya penanaman bibit mangrove tersebut juga sekaligus untuk menjadi ajang silahturahmi antara jajaran Humas Polda Sultra dengan insan pers.

"Ini juga sekaligus menjadi ajang silahturahmi," tambah Ferry.

Dia juga berharap agar insan pers di wilayah Bumi Anoa ini bisa menjadi penyalur informasi kepada masyarakat, terutamanya menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

Pers diharapkan  bisa memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan tahapan Pemilu yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.


Baca juga: Pakar sebut KTT AIS momentum atasi pencemaran laut - menjaga ekosistem mangrove
 




Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya menambah jumlah dua jenis mangrove untuk dibudidayakan dan dijadikan sebagai koleksi Kebun Raya Mangrove (KRM) di Gunung Anyar.

Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Surabaya Rahmad Kodariawan mengatakan saat ini KRM di Gunung Anyar memiliki 59 koleksi mangrove atau bakau.

"Sebelumnya 57 jenis, sekarang 59 jenis mangrove," kata Rahmad di KRM Gunung Anyar, Surabaya, Jatim, Selasa.

Dua jenis koleksi mangrove yang baru ditambahkan, yakni heritiera littoralis dari Kabupaten Gresik dan kandelia candel dari Provinsi Kalimantan Barat.

DKPP terus berupaya menambah jumlah koleksi mangrove agar memperbanyak opsi edukasi kepada para pengunjung.

"Kami terus melakukan eksplorasi, baik itu di Jawa Timur maupun di luar daerah," ujarnya. .Baca juga: Koleksi kebun raya mangrove Gunung Anyar bertambah dua jenis

 

Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023