Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meninjau bantuan PMI sebanyak 26 ton yang akan dikirim ke Palestina di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat.
 
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari berbagai pihak di Indonesia, yang terdiri dari alat-alat kebersihan dan kesehatan, serta akan diterbangkan melalui bandara Halim Perdanakusuma pada esok hari, Sabtu (4/11).
 
 
"Kami mengirimkan alat kebersihan untuk keperluan anak dan perempuan. Kemudian, alat-alat kesehatan seperti masker N95 dan respirator, sarung tangan lateks, apron untuk tenaga medis, baby kit, dan hygiene kit," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat.
 
JK menjelaskan, bantuan ini masih di tahap awal, dimana setelah ini juga sudah disiapkan bantuan dana untuk tahap yang kedua. Bantuan tersebut akan diterbangkan ke Kairo, Mesir, dan bekerja sama dengan bulan sabit merah Mesir juga Komite Palang Merah Internasional (ICRC).
 
"Kita berharap mudah-mudahan proses pengiriman bantuan ini berjalan dengan baik melalui koordinasi dengan lembaga yang telah dipercaya untuk itu," ucap JK.
 
 
JK ini juga berpesan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara tegas mengeluarkan rekomendasi agar kejahatan genosida yang dilakukan Israel kepada Palestina bisa dihentikan demi kemanusiaan.
 
"Korban kita ketahui itu lebih banyak masyarakat sipil, oleh karena itu kalau bisa segera dihentikan," ujar dia.
 
PMI juga masih membuka donasi untuk membantu perjuangan rakyat Palestina. Bagi masyarakat Indonesia yang ingin memberikan bantuannya, PMI membuka rekening bantuan kemanusiaan melalui nomor rekening 2063006688 (BCA) atas nama Kantor Pusat PMI dan nomor rekening 039001000030303 atas nama Palang Merah Indonesia.
 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia terus mendorong agar lebih banyak truk bantuan kemanusiaan yang dapat masuk ke Gaza untuk meringankan kondisi krisis di wilayah kantong Palestina itu.

"Kita sekarang sedang bekerja agar lebih banyak truk (bantuan kemanusiaan) yang dapat masuk ke Gaza karena situasi sekarang sangat buruk," kata Menlu Retno saat ditemui usai menghadiri acara Forum Media ASEAN di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo telah menekankan betapa pentingnya untuk memasukkan bantuan kemanusiaan sebanyak-banyaknya ke Gaza saat ini.

"Tidak hanya memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi juga memastikan bahwa nantinya bantuan itu dapat segera mencapai Gaza. Ini adalah PR besar yang terus sedang diupayakan oleh negara-negara di dunia karena sejauh ini truk yang diperbolehkan masuk maksimal 20 dalam sehari, itu pun melalui pemeriksaan ketat oleh pihak Israel," ujar Retno.

"Kalau kita melihat situasi kemanusiaan yang begitu parah dan menyedihkan, dan bantuan kemanusiaan yang sudah mulai masuk yang hanya 20 truk sehari itu, menurut PBB, seperti a drop in the ocean (setetes air di lautan)," lanjutnya.

Baca juga: Indonesia dorong lebih banyak truk bantuan masuk Gaza

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023