Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, H Farhan mengungkapkan saat ini stunting di Kabupaten Ketapang telah menurun. Menurutnya, sesuai data Ketapang berada pada posisi 19,73 persen dari sebelumnya sebesar 22 persen. 

"Jadi ada penurunan, tapi ini juga belum final dirilis," ungkap Wabup saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Ketapang di Ketapang, Sabtu.

Wabup menegaskan sesuai tugas yang diberikan kepada seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia agar dapat menurunkan stunting sampai pada tingkat 14 persen. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang sangat optimis terkait penurunan stunting ini bisa dilakukan.

"Kekuatannya dibuktikan dengan alokasi anggaran APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah). Serta ketersediaan SDM (sumber daya manusia) secara struktural yang saling bergerak," jelasnya.

Wabup menjelaskan bahwa pada Desember ini merupakan bulan terakhir dalam semester kedua pelaporan stunting TPPS Kabupaten. Oleh karena pada rapat ini, point yang menjadi titik tekan kepada seluruh tim diminta untuk menyampaikan laporan.

"Paling lama tanggal 15 Januari 2024. Kedua, rapat koordinasi ini untuk mereview kembali tugas dari masing-masing TPPS. Rapat koordinasi untuk memastikan semua unit kerja bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing yang terhubung dengan tugas penurunan stunting," tuturnya.

Wabup melanjutkan bahwa rapat ini juga untuk mempetakan kembali permasalahan dan mencarikan solusi yang epektif dan efisien. Sehingga sasaran akhir penyelesaian masalah ini memberikan dampak positif untuk penurunan stunting.

Pewarta: Subandi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023