Tentara Israel melepaskan tembakan ke arah iring-iringan kendaraan pengangkut bantuan yang sedang kembali dari Gaza utara pada jalur yang ditentukan oleh militer Israel sendiri pada Jumat, menurut badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA.

"Tentara Israel menembaki konvoi bantuan saat kembali dari Gaza utara pada jalur yang telah ditentukan oleh militer Israel," ujar Direktur UNRWA Thomas White di Jalur Gaza.

"Kepala konvoi internasional dan timnya tidak mengalami cedera, tetapi salah satu kendaraan rusak," kata White.

Dia menekankan bahwa "pekerja bantuan seharusnya tidak menjadi target" serangan.

Selama serangan berbulan-bulan di Gaza, Israel telah menggempur rumah sakit, tempat tinggal, dan tempat ibadah, yang menurut hukum peperangan seharusnya tidak boleh diserang.

Ada juga laporan yang menyebutkan bahwa setelah memerintahkan warga sipil di Gaza utara untuk pindah ke selatan pada awal perang, militer Israel kemudian menembaki mereka di jalur tersebut.

Sejak diserang oleh kelompok perlawanan Palestina Hamas pada 7 Oktober, Israel telah membombardir Jalur Gaza tanpa henti sehingga menewaskan 21.320 warga Palestina dan melukai 55.603 lainnya, menurut otoritas kesehatan setempat.

Di lain pihak, Israel mengeklaim korban jiwa di pihaknya mencapai 1.200 orang akibat serangan Hamas.

Gelombang serangan Israel telah meluluhlantakkan Gaza, di mana 60 persen infrastruktur di wilayah kantung Palestina itu rusak atau hancur dan hampir 2 juta penduduknya mengungsi di tengah ketersediaan pangan, air bersih dan obat-obatan yang sangat terbatas.

Sumber: Anadolu

 

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023