Jakarta (ANTARA Kalbar) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap agar aparat penegak hukum melakukan langkah cepat dan tepat untuk mencegah terulangnya kasus penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang yang telah memakan korban jiwa.

"Saya sudah bicara dengan Gubernur Jawa Timur, ...saya harap ada langkah yang cepat dan tepat yg dilakukan oleh saudara semua degan jajarannya, sehingga ini tidak terus terjadi di tempat yang sama," kata Presiden dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin.

Dalam rapat terbatas yang dihadiri oleh antara lain Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Suhartono, dan Jaksa Agung Basrief Arief, itu Presiden mengatakan bahwa menurut catatannya peristiwa Sampang telah berlangsung tiga kali dalam beberapa tahun terakhir.

"Dalam dua tahun terjadi dua kali, sebelumnya pernah sekali," ucapnya.

Presiden mengatakan rapat terbatas itu bertujuan untuk membahas langkah pemerintah menangani peristiwa tersebut.

"Saya minta laporan khusus dan sekaligus nanti untuk menentukan langkah yang harus diambil pemerintah. Termasuk aparat keamanan dan penegak hukum baik pusat dan daerah, sehubungan dengan terjadinya kekerasan dan pelanggaran hukum di Sampang," katanya, menegaskan.

(G003)


Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026