Koordinator Bidang Kompetisi Cabang Olahraga Panjat Tebing PON XVII/2012 Riau, Asep Prihadi, mengatakan, medali emas nomor kecepatan campuran diraih oleh tim Jateng, perak diraih oleh Jawa Timur, dan perunggu diraih oleh tim dari Jawa Timur.
"Hari ini, ada tiga final untuk cabang olahraga panjat tebing, yakni nomor rintisan perorangan putra, dan putri, serta kecepatan campuran, sehingga hampir malam baru selesai," ujarnya.
Menurut dia, untuk, final panjat tebing nomor "Lead" rintisan perorangan putra, dimenangkan oleh atlet panjat tebing Jateng Temi Teli Lasa meraih medali emas nomor nilai 38.
Temi Teli Lasa mengalahkan atlet panjat tebing tuan Riau, yakni Eka Bayu Prabowo dengan nilai 37 plus, sedangkan medali perunggu diraih oleh atlet panjat tebing Jawa Barat, Amri dengan nilai 37, kata Asep.
"Semua atlet tidak ada yang sampai mencapai puncak. Mereka adalah Eka, Amri, dan Temi terjatuh saat berusaha memasang `roof` pada ketinggian 10 meter," ujar Asep.
Sementara itu, atlet panjat tebing Jawa Timur, Wilda di nomor "Lead" rintisan perorangan puteri meraih medali emas. Wilda mengalahkan, atlet panjat tebing Provinsi Bali, Nadya Putri Virgita sehingga harus puas dengan perolehan medali perak, dan medali perunggu di raih oleh Syarifah dari DKI Jakarta.
Asep menyatakan, untuk menentukan peraih medali perunggu pihaknya harus melakukan pertandingan kembali, karena skor antara atlet panjat tebing DKI Jakarta, Syarifah sama dengan nilai Uji Ayu dari Jawa Barat, yakni sama-sama 31.
Dari hasil pertandingan kembali tersebut, maka Syarifah lebih unggul dengan nilai 32 plus, sementara Uji Ayu harus puas dengan nilai 31 plus, kata Asep.
Menurut Asep, pemberian medali dan hadiah dilakukan sore Minggu, atau sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, babak final baru selesai sore Minggu.
Ada 14 nomor dipertandingkan yang diperlombakan pada cabang olahraga panjat tebing, baik kecepatan, jalur pendek "boulder", maupun rintisan.
Panjat tebing akan memperebutkan 31 medali emas, 31 medali perak, dan 35 medali perunggu, atau total 97 medali.
(A057)
Editor : Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.