Nunukan (ANTARA Kalbar) - Daging sapi asal Australia masuk ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, melalui Malaysia dan banyak diperjualbelikan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Negeri Jiran tersebut.

Pedagang daging di Pasar Yamaker Kabupaten Nunukan, Haji Loji melalui karyawannya di Nunukan, Minggu, menuturkan, daging yang dijualnya merupakan daging sapi asal negara Australia yang dibeli dari Tawau Malaysia.

"Ini daging sapi dari Australia pak. Daging dari India sudah habis," ucapnya saat ditanyakan jenis daging dijualnya.

Selain daging sapi asal Australia, daging sapi asal India bermerk "Alana" jua beredar luas di pasar-pasar Nunukan.

Selain itu, katanya, dirinya juga biasa menjual daging sapi asa New Zealand (Selandia Baru) yang juga diperoleh dari pedagang daging di Tawau Malaysia.

Menurut dia, untuk mendapatkan daging dalam wilayah Kabupaten Nunukan sangat sulit berhubung tidak adanya rumah pemotongan hewan (RPH) makanya harus disuplai dari negara tetangga.

Selain itu, lanjut dia, melalui Tawau mudah mendapatkan daging dan kedatangannya di Nunukan pun sangat cepat dibandingkan apabila hendak memesan dari Sulawesi Selatan.

"Kalau daging dari Tawau bisa langsung datang (Nunukan) hanya dalam jangka waktu satu hari. Kalau kita order dari Sulawesi (Selatan) lama biasa sampai satu minggu," katanya menceritakan.

Kemudian, daging yang dijual tersebut kondisi kesehatannya diragukan karena diterima dalam bentuk daging, dia mengatakan tidak tahu menahu. Asalkan stok tersedia dan mudah mendapatkannya, daging apapun dan dari mana saja dibeli untuk dijual kembali di kiosnya di Pasar Yamaker.

Ia juga mengatakan, harga pembelian daging sapi tersebut di Tawau sangat terjangkau dan murah serta menguntungkan apabila diperjualbelikan di Kabupaten Nunukan dengan harga sekitar Rp50 ribu sampai Rp60 ribu.
(pso-327)


: Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026