Hong Kong (Antara Kalbar/AFP) - Lebih dari 2.000 orang telah dievakuasi dan jalan-jalan ditutup di pusat Hong Kong, Kamis, setelah sebuah bom Perang Dunia II dengan berat hampir satu ton ditemukan di lokasi konstruksi, kata polisi.

Bom raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat itu ditemukan oleh para pekerja di distrik kelas atas Happy Valley - lokasi trek pacuan kuda terkenal Hong Kong.

Seorang petugas di tempat kejadian mengatakan para ahli penjinak bom akan membutuhkan beberapa jam untuk menghilangkan bahan peledak dari bungkus bom.

"Jika itu meledak tanpa sengaja itu akan menyebabkan kerusakan serius. Bangunan bisa runtuh," kata Yuen Hon - wing, seorang petugas penjinak bom senior di tempat kejadian kepada wartawan .

"Warga di daerah itu, termasuk tamu hotel, telah dievakuasi. Beberapa jalan ditutup sementara," kata seorang juru bicara polisi.

Bom seberat 2.000 pon itu - lebih dari 900 kilogram - dengan ukuran panjang lebih dari lima kaki ( 1,7 meter), dan diameter dua kaki (0,6 meter), kata polisi .

Bom tersebut ditemukan oleh pekerja konstruksi sekitar pukul 3:40 sore waktu setempat dan 2.260 orang dievakuasi.

Bekas koloni Inggris itu adalah tempat pertempuran sengit antara pasukan penyerang Jepang dan pasukan bertahan pada bulan Desember 1941 .

Sebuah peledak Inggris ditemukan dan diledakkan dalam ledakan terkendali di Peak, salah satu lokasi tujuan wisata utama kota itu dan lokasi sejumlah perumahan paling mahal di Hong Kong, pada bulan November tahun lalu .

(G.N.C. Aryani)


: Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2026