"Jika dikalkulasikan, secara umum peningkatan volume sampah beberapa pekan terakhir bisa mencapai 20 persen hingga 30 persen dibanding hari-hari biasanya. Bukan hanya karena faktor bulan Ramadan, dimana banyak orang berjualan untuk berbuka puasa, tumpukan sampah ini juga dipengaruhi karena memang belakangan ini sedang musim buah terutama buah durian dan kepala muda yang biasanya banyak dikonsumsi untuk salah satu menu berbuka puasa," katanya di Sungai Raya, Selasa.
Beberapa tempat yang dinilai cukup banyak terjadi penumpukan sampah seperti sekitar Jalan Sungai Raya Dalam dan sepanjang Jalan Adi Sucipto.
"Wajar kedua jalur seperti Jalan Sungai Raya Dalam dan Jalan Adi Sucipto banyak terjadi penambahan jumlah sampah, karena di dua tempat tersebut merupakan tempat strategis bagi pedagang untuk berjualan aneka makanan dan minuman termasuk buah-buahan," tuturnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan sampah tersebut, selain memaksimalkan jumlah armada pengangkut sampah yang ada, Suharto mengatakan sejak beberapa waktu lalu pihak telah mulai memberlakukan jam pembuangan dan pengangkutan sampah.
"Jadi sejak beberapa waktu lalu secara bertahap kita sudah mulai memberlakukan jam buang sampah yakni mulai dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00," katanya.
Dia mengakui, kebijakan waktu membuang sampah tersebut sengaja diadopsi dari kebijakan yang telah dibuat pemerintah Kota Pontianak. Dengan harapan kedepan masyarakat Kubu Raya bisa lebih disiplin dalam hal membuang sampah termasuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing.
"Untungnya belum lama ini kita sudah ada penambahan dua armada pengangkut sampah baru, jadi secara tak langsung juga bisa mempermudah kerja kita untuk mengangkut dan membersihkan banyaknya sampah-sampah yang berserakan di sejumlah titik di Kubu Raya," katanya.
Bagi para pedagang buah-buahan termasuk para pedagang musiman lain yang banyak ditemukan berjualan sepanjang bulan Ramadan, Suharto mengimbau agar tetap dapat menjaga kebersihan di sekitar tempatnya berjualan termasuk bisa membuang sampah-sampah sisa berjualan ditempat yang telah disediakan.
(KR-RDO/Y006)
Pewarta: Rendra OxtoraEditor : Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.