"Kami lakukan guna menyiapkan database pendataan perumahan. Untuk mengetahui kelayakan rumah, lingkungan pemukiman bahkan sanitasi," kata Kepala Dinas PU dan Perumahan Landa, K. Erani saat dihubungi di Ngabang, Senin.
Menurutnya, selama ini setiap ada bantuan sosial dari pemerintah pusat sering menjadi kendala mengenai data perumahan mana yang layak huni dan mana yang tidak untuk lokasi sasaran bantuan.
"Bantuan sosial perumahan swadaya dari Kementerian Perumahan (Kemenpera) sering kesulitan database. Beberapa kali kita datang ke desa mendokumentasi dan mendata ada yang tidak akurat," ungkap Erani.
Karena lanjut Erani, selama ini data yang disampaikan melalui pemerintah desa biasa masih ada dugaan rumah-rumah mungkin tidak tepat sasaran. Sehingga untuk mengantisipasi penyimpangan Dinas PU dan Perumahan melalui Bidang Cipta Karya melakukan pendataan di lapangan.
"Kami belum tahu apakah tahun ini rampung proses pendataan. Kalau tidak maka akan dilanjutkan tahun depan," ujar Erani.
Ia menambahkan, tujuan pendataan perumahan untuk mendukung program Kemenpera dalam penyaluran bantuan sosial swadaya.
"Pada 14 Agustus, rencana di Kecamatan Mempawah akan dikunjungi tim dari Kemenpera," kata Erani.
(Kun/E008)
Pewarta: KundoriEditor : Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.