Nanga Pinoh (Antara Kalbar) - Menjelang suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Melawi pada Desember 2015, sejumlah partai politik  telah ramai membuka pendaftaran calon Bupati dan wakil bupati yang bakal diusung, tak terkecuali DPC Partai Demokra yang telah menjaring sebanyak sembilan kandidat .

"Ada sembilan kandidat yang telah mendaftarkan diri ke DPC Partai Demokrat Melawi. Tiga kandidat mendaftarkan diri sebagai calon bupati yakni Panji, Firman Muntaco dan Haerudin. Sedangkan enam kandidat lainnya mendaftarkan diri sebagai calon wakil bupati yakni Yordanes, Dadi Sunarya, Harjuis Gideyun, Jhon Murkanto, Soleman Condro serta Kluisen,"  ungkap Ketua Tim Penjaringan Bupati dan Wakil Bupati Melawi DPC Partai Demokrat Melawi, M Eko Hardiyan kepada wartawan, Rabu.
 
Ketua tim penjaringan itu menyampaikan keterangannya di Sekretariat DPC Partai Demokrat Jalan Kota Baru Km.3 Nanga Pinoh didampingi sejumlah anggota tim penjaringan lainnya, Bastian Suryadi, Suwarno, Yediyanto dan Agus.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Eko ini menjelaskan bahwa tim penjaringan dari DPC Partai Demokrat Melawi telah melakukan dua kali tahapan penjaringan. Yakni tahapan pertama pada 6 sampai 13 Januari 2015 , kemudian tahap kedua dilakukan kembali pada 1 hingga 11 April 2015 dengan masa akhir pendaftaran calon pada tanggal 31 Mei 2015.

"Yang jelas panitia hanya sifatnya penjaringan saja. Soal Keputusan siapa yang direstui oleh Partai, kita serahkan kepada pihak DPD dan DPP Partai Demokrat. Jadi, kita tunggu saja hasil keputusannya," terang pria yang aktif di sejumlah organisasi kepemudaan ini dengan ramah.

Hasil dari penjaringan di DPC Partai Demokrat Melawi selanjutnya disampaikan kepada pengurus di DPD dan DPP Partai Demokrat untuk diambil sebuah keputusan yang terbaik. Salah satu cara yang akan dilakukan adalah dengan metode survey untuk mengukur elektabilitas setiap kandidat.

Tak tanggung-tanggung, beber Eko, ada sebanyak empat lembaga survei yang diturunkan untuk mengukur elektabilitas setiap kandidat tersebut, yakni lembaga survey LSI, SMRC, CyrusNetwork dan Populi Center.

"Apapun keputusan dari DPP Partai Demokrat, berarti itulah keputusan yang akan kami jalankan dan dipatuhi oleh seluruh pengurus dan kader," tegasnya.

Ia menambahkan untuk memperkuat konsolidasi dan komunikasi politik, para kandidat yang telah mendaftarkan diri ke DPC Partai Demokrat Melawi juga akan diundang untuk pertemuan silaturahmi dengan pengurus DPD dan DPP Partai Demokrat yang dipusatkan di Pontianak pada tanggal 6 Juni mendatang.

"Undangan silaturahmi ini akan segera kita sampaikan kepada setiap kandidat. Mudah-mudahan semua kandidat dapat hadir dalam pertemuan tersebut. Karena itulah sebagai bentuk keseriusannya," pungkasnya.

Ketua DPC Demokrat Melawi, Yordanes mengatakan bahwa partai Demokrat merupakan partai nasionalis dan terbuka bagi siapa saja. Ia mengapresiasi atas kinerja tim penjaringan yang dianggapnya sudah bekerja dengan maksimal selama ini dalam persiapan pesta demokrasi Pilkada Melawi pada 9 Desember 2015 mendatang.

Sebagai partai yang pernah berkuasa selama dua periode di kancah perpolitikan Nasional, lanjut pria yang juga anggota DPRD Melawi dua periode ini, partai Demokrat tentu sangat selektif dalam mengambil sebuah keputusan terbaik dan tidak mau terburu-buru.

"Sebagai pimpinan partai, tentunya tanggung jawab saya juga besar. Begitu pula dalam menghadapi suksesi Pilkada Melawi, target kita adalah Menang. Apapun keputusan dari pengurus DPP Partai Demokrat, tentang siapa yang diusung, kami tetap patuh dan siap all out," tegas Yordanes. (Ekos/N005)
 

Pewarta: Eko S
Editor : Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2026