Pontianak (Antara Kalbar) - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mochamad Akip mendorong seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk mencapai karir yang diinginkan dengan prestasi yang tinggi.

“Dengan catatan, harus bekerja dengan benar, bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” ujarnya pada acara pelepasan purnatugas dirinya serta syukuran diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemkot sekaligus Halal Bihalal di halaman Kantor Wali Kota, Rabu.

Akip juga berpesan kepada seluruh aparatur Pemkot supaya dalam melakukan pekerjaan senantiasa mengikuti sistem dan aturan yang telah dibuat. Dirinya menilai, pekerjaan jauh lebih ringan jika dikerjakan dengan mengikuti sistem yang telah dibuat.

“Juga jangan main-main tentang keuangan, kita sudah dapat WTP yang ke lima kali, kalau bisa ke enam, tujuh dan seterusnya,” tukasnya.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menerangkan, saat ini, jabatan Sekda dijabat sementara oleh Zumiyati, Kepala Inspektorat Kota Pontianak. Sementara untuk sekda definitif, sedang dilakukan uji publik untuk tiga besar calon sekda. Ketiga calon sekda itu adalah Rudi Enggano, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Multi Juhto Bhatarendro yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pontianak dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mulyadi.

“Nanti kita lihat masukkannya apa, ada beberapa masukkan yang nanti harus kita verifikasi kebenarannya,” sebutnya.

Ia menyebut, ketiga nama tersebut sudah menjalani tes dan memiliki peluang yang sama. Namun pengumuman sekda definitif, keputusannya bisa memakan waktu sepekan, sebulan bahkan mungkin hingga tiga bulan ke depan. “Mudah-mudahan sebelum Hari Jadi Kota Pontianak tahun ini, nama sekda definitif sudah diumumkan,” pungkasnya.



Pewarta: Andilala
: Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026