Sebanyak 22 naga jalani ritual "naga tutup mata" sebelum dikirim ke kayangan
- 9 Februari 2020 20:42
Sebanyak enam replika naga menjalani ritual "naga tutup mata"pada hari ke-16 Imlek (Senin, 25/2/2013), setelah sebelumnya naga tersebut melakukan ritual "naga buka mata"di Kelenteng Kwan Ya Keng Pontianak pada hari ke-13 Imlek. Ritual "naga tutup mata" dilakukan oleh seorang suhu yang kerasukan arwah Sun Go Kong (Dewa Kera), yang memberikan tanda hitam pada mata naga yang sebelumnya diberi tanda merah. Keenam reflika naga yang telah "tutup mata" kemudian dibakar di pemakaman Tionghoa milik YBS Pontianak di Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, dengan maksud mengirim kembali arwah naga ke kayangan setelah diundang ke bumi untuk membersihkan roh-roh jahat. Foto AntaraKalbar/Andilala
Sebanyak enam replika naga menjalani ritual "naga tutup mata"pada hari ke-16 Imlek (Senin, 25/2/2013), setelah sebelumnya naga tersebut melakukan ritual "naga buka mata"di Kelenteng Kwan Ya Keng Pontianak pada hari ke-13 Imlek. Ritual "naga tutup mata" dilakukan oleh seorang suhu yang kerasukan arwah Sun Go Kong (Dewa Kera), yang memberikan tanda hitam pada mata naga yang sebelumnya diberi tanda merah. Keenam reflika naga yang telah "tutup mata" kemudian dibakar di pemakaman Tionghoa milik YBS Pontianak di Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, dengan maksud mengirim kembali arwah naga ke kayangan setelah diundang ke bumi untuk membersihkan roh-roh jahat. Foto AntaraKalbar/Andilala
Sebanyak enam replika naga menjalani ritual "naga tutup mata"pada hari ke-16 Imlek (Senin, 25/2/2013), setelah sebelumnya naga tersebut melakukan ritual "naga buka mata"di Kelenteng Kwan Ya Keng Pontianak pada hari ke-13 Imlek. Ritual "naga tutup mata" dilakukan oleh seorang suhu yang kerasukan arwah Sun Go Kong (Dewa Kera), yang memberikan tanda hitam pada mata naga yang sebelumnya diberi tanda merah. Keenam reflika naga yang telah "tutup mata" kemudian dibakar di pemakaman Tionghoa milik YBS Pontianak di Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, dengan maksud mengirim kembali arwah naga ke kayangan setelah diundang ke bumi untuk membersihkan roh-roh jahat. Foto AntaraKalbar/Andilala
Sebanyak enam replika naga menjalani ritual "naga tutup mata"pada hari ke-16 Imlek (Senin, 25/2/2013), setelah sebelumnya naga tersebut melakukan ritual "naga buka mata"di Kelenteng Kwan Ya Keng Pontianak pada hari ke-13 Imlek. Ritual "naga tutup mata" dilakukan oleh seorang suhu yang kerasukan arwah Sun Go Kong (Dewa Kera), yang memberikan tanda hitam pada mata naga yang sebelumnya diberi tanda merah. Keenam reflika naga yang telah "tutup mata" kemudian dibakar di pemakaman Tionghoa milik YBS Pontianak di Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, dengan maksud mengirim kembali arwah naga ke kayangan setelah diundang ke bumi untuk membersihkan roh-roh jahat. Foto AntaraKalbar/Andilala