Jalan Munirpad di Belanda
- 12 April 2015 07:33
Wakil Koordinator KontraS Indria Fernida (kiri), Keluarga korban tragedi Semanggi 98 Sumarsih (kedua kiri), Istri pegiat HAM alm Munir, Suciwati (tengah), musisi Glenn Fredly (kedua kanan), Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti (kanan) berfoto usai memberikan keterangan terkait nama jalan Munirpad di Kantor KontraS, Jakarta, Sabtu (11/4). Pemerintah Belanda melalui Wali Kota Den Haag akan meresmikan Munirpad sebuah nama jalan sepeda di kota Den Haag pada 14 April 2015 sebagai bentuk penghargaan dan dukungan nyata konsistensi komunitas Internasional untuk mendorong pemenuhan HAM di Indonesia. ANTARA FOTO/Reno Esnir/ed/nz/15.
Istri pegiat HAM almarhum Munir, Suciwati berpose usai memberikan keterangan pers terkait nama jalan Munirpad di Kantor KontraS, Jakarta, Sabtu (11/4). Pemerintah Belanda melalui Wali Kota Den Haag akan meresmikan Munirpad sebuah nama jalan sepeda di kota Den Haag pada 14 April 2015 sebagai bentuk penghargaan dan dukungan nyata konsistensi komunitas Internasional untuk mendorong pemenuhan HAM di Indonesia. Jalan ini berada dalam kompleks yang juga menempatkan para pejuang HAM lainnya di dunia, seperti Marthin Luther King, Nelson Mandela, serta Bunda Theresa. ANTARA FOTO/Reno Esnir/ed/nz/15.
Istri pegiat HAM alm Munir, Suciwati (kedua kanan) didampingi Wakil Koordinator KontraS Indria Fernida (kiri), Keluarga korban tragedi Semanggi 98 Sumarsih (kedua kiri), Wakil Koordinator Bidang Advokasi KontraS Yati Andriyani (kanan) ketika memberikan keterangan k terkait nama jalan Munirpad di Kantor KontraS, Jakarta, Sabtu (11/4). Pemerintah Belanda melalui Wali Kota Den Haag akan meresmikan Munirpad sebuah nama jalan sepeda di kota Den Haag pada 14 April 2015 sebagai bentuk penghargaan dan dukungan nyata konsistensi komunitas Internasional untuk mendorong pemenuhan HAM di Indonesia. ANTARA FOTO/Reno Esnir/ed/nz/15.