WALHI pantau 1.316 titik panas di kawasan gambut di Kalbar
- 13 Maret 2026 07:47
Lukisan dua individu Orangutan yang hidup di kawasan tersebut, terpahat di pagar kantor desa di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung bersama Pemdes setempat, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan sejumlah NGO pendamping seperti WWF dan YNKI bersinergi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Lanskap Kubu karena memerlukan perhatian ekstra bagi segenap elemen terkait. ANTARA KALBAR Jessica Wuysang
Sejumlah sapi milik warga merumput di di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung bersama Pemdes setempat, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan sejumlah NGO pendamping seperti WWF dan YNKI bersinergi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Lanskap Kubu karena memerlukan perhatian ekstra bagi segenap elemen terkait. ANTARA KALBAR Jessica Wuysang
Suasana pemukiman masyarakat di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung bersama Pemdes setempat, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan sejumlah NGO pendamping seperti WWF dan YNKI bersinergi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Lanskap Kubu karena memerlukan perhatian ekstra bagi segenap elemen terkait. ANTARA KALBAR Jessica Wuysang
Ketua Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Kalibandung Hayat menata puluhan polybag bibit pohon di tempat penanaman bibit untuk hutan lindung di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung bersama Pemdes setempat, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan sejumlah NGO pendamping seperti WWF dan YNKI bersinergi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Lanskap Kubu karena memerlukan perhatian ekstra bagi segenap elemen terkait. ANTARA KALBAR Jessica Wuysang
Ketua Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Kalibandung Hayat memperlihatkan bibit pohon di tempat penanaman bibit untuk hutan lindung di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Di tempat tersebut Hayat (31 tahun) bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung melakukan pembibitan sejumlah pohon seperti gelam, mahang rembulan, pisang-pisang, nyato, grunggang serta lain sebagainya selama tujuh bulan, untuk selanjutnya ditanam di hutan lindung di desa tersebut. ANTARA FOTO/Jessica Helena WuysangANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)
Ketua LPHD Kalibandung Usman berboncengan bersama Ketua Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Kalibandung Hayat saat pulang dari tempat penanaman bibit untuk hutan lindung di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung bersama Pemdes setempat, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan sejumlah NGO pendamping seperti WWF dan YNKI bersinergi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Lanskap Kubu karena memerlukan perhatian ekstra bagi segenap elemen terkait. ANTARA KALBAR Jessica Wuysang
Petani Kalibandung Ahmad memperlihatkan lahan gambut yang ditanami jahe dan disiram air dari kolam buatan di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung bersama Pemdes setempat, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan sejumlah NGO pendamping seperti WWF dan YNKI bersinergi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Lanskap Kubu karena memerlukan perhatian ekstra bagi segenap elemen terkait. ANTARA KALBAR Jessica Wuysang
Petani Kalibandung, Rusdi membuat kolam sedalam 2 meter untuk pengairan tanaman jahe yang ditanamnya di atas lahan gambut di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kalibandung bersama Pemdes setempat, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan sejumlah NGO pendamping seperti WWF dan YNKI bersinergi dalam menjaga keanekaragaman hayati di Lanskap Kubu karena memerlukan perhatian ekstra bagi segenap elemen terkait. ANTARA KALBAR Jessica Wuysang
Petani Ahmad (48 tahun) merawat tanaman jahe yang ditanamnya di lahan gambut di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Petani setempat menanam jahe (Zingiber officinale) di atas lahan gambut yang dibuka serta dibersihkan tanpa dibakar, serta menggunakan pupuk organik cair F1 Embio untuk mengurangi tingkat kemasaman gambut sehingga tidak lagi memanfaatkan abu hasil pembakaran. ANTARA FOTO/Jessica Helena WuysangANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)
Petani Kalibandung Ahmad (48 tahun) memperlihatkan tanaman jahe hasil dari lahan gambut di Desa Kalibandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/7/2021). Petani setempat menanam jahe (Zingiber officinale) di atas lahan gambut yang dibuka serta dibersihkan tanpa dibakar, serta menggunakan pupuk organik cair F1 Embio untuk mengurangi tingkat kemasaman gambut sehingga tidak lagi memanfaatkan abu hasil pembakaran. ANTARA FOTO/Jessica Helena WuysangANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)