Pontianak (ANTARA Kalbar) - Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kalimantan Barat mempersiapkan empat orang atlet terbaiknya untuk mengikuti PON XVIII yang akan dilaksanakan di Riau, september mendatang.

"Pelaksanaan PON XVIII Riau tak terasa semakin dekat. Dan setiap cabang olahraga di Kalbar yang memastikan diri berlaga pada ajang tersebut kini terus melakukan persiapan matang, begitu juga dengan PTMSI yang sebelumnya berhasil meloloskan sebanyak empat atlet putra untuk berlaga di nomor tunggal, ganda dan beregu," kata Pelatih Tenis Meja Kalbar Irawan Edi, di Pontianak, Minggu.

Dia menjelaskan, sejak 19 Maret lalu sesuai arahan langsung dari KONI Kalbar, PTMSI Kalbar memulai latihan intensif bertempat di SDN 14 Pontianak.

"Latihan ini rencananya akan kami laksanakan hingga akhir Juli mendatang. Target kami adalah yang terbaik, maka dari itu kami berusaha mempersiapkan diri dengan lebih matang," tuturnya.

Edi mengatakan empat petenis meja putra yang lolos ke PON adalah Juhur Eko dari Ketapang, Irwansyah dari Kabupaten Pontianak, Ariyadi dari Kabupaten Pontianak dan Ivan Saputra dari kota Pontianak.

Keempat atlet itu, merupakan atlet asli Kalimantan Barat. Meskipun bukan atlet import, kata Irawan, kemampuan yang mereka miliki tak kalah dengan atlet-atlet Jawa.

"Hanya saja, kita memang kalah dari jam terbang dan pengalaman. Namun untuk skill kita mampu bersaing dengan para pemain Jawa," katanya.

Berbicara masalah target, diakui Irawan Edi, PTMSI Kalbar tak ingin menjanjikan target yang muluk-muluk. Bersama para pengurus, PTSMI memiliki keinginan ingin memperbaiki peringkat pada PON mendatang, yakni posisi 10 besar.

"Target ini sudah lumayan baik, sebab kami menggunakan pemain asli daerah. Ya mudah-mudahan saja dengan doa dan dukungan masyarakat Kalbar target tersebut bisa terpenuhi, bahkan jika perlu terlampau," katanya.

(pso-171)

 

Pewarta:

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2012