Sungai Raya (ANTARA Kalbar) - DPRD Kabupaten Kubu Raya meminta pemerintah daerah setempat untuk memperhatikan kondisi jalan dari Desa Kalimas hingga Desa Punggur Kecil yang saat ini dalam kondisi rusak parah.

"Akibat jalan yang rusak tersebut, dalam minggu ini saja sudah ada empat orang pengendara menjadi korban. Untungnya mereka tidak tewas, akibat kendaraannya terperosok ke dalam lubang jalan berlubang dan rusak dan dipenuhi oleh genangan air, makanya kita minta pemerintah Kabupaten Kubu raya memperhatikan ini," kata Anggota DPRD Kubu Raya Dapil Sungai Kakap, Syahrial Wahyudi di Sungai Raya, Senin,

Ia mengatakan, di Kecamatan Sungai Kakap banyak jalan berlubang baik yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten. Jalan-jalan tersebut terkesan dibiarkan sampai hancur baru dilakukan peninjauan bukan perbaikan.

"Harus ada niat baik dan strategi perbaikan. Ini demi masyarakat juga," tuturnya.

Syahrial meminta perbaikan jalan adalah hal utama yang diharapkan oleh warga yang sudah terlalu lama menunggu. Apalagi jalan merupakan urat nadi masyarakat buat melakukan aktivitas kesehariaan.

"Saya pikir dengan itikad baik, akan keluar jalan keluar bersama," katanya.

Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah mengenai rusaknya jalan, karena jalan merupakan akses masyarakat untuk mencari penghasilan maupun melakukan aktivitas lainnya.

"Pemda jangan hanya sibuk mengurus PNS, kisruh rebutan lahan sawit dan lainnya. Masyarakat sini hanya menginginkan kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sarana prasarana transportasi hanya itu tuntutan masyarakat tidak lebih," katanya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Punggur Kecil, Jaini mengakui bahwa kondisi jalan itu sangat rusak berat. Bahkan kerusakan tersebut dikeluhkan pengendara dan warga setempat yang melintas.

"Jalan ini sudah lama rusak, tapi tak dipedulikan oleh pemerintah Kabupaten Kubu Raya," kata Jaini.

Terlebih pada hujan turun, banyak lubang yang tertutup air, dan membahayakan pengendara sepeda motor.

"Jalannya kan, bisa dilihat sendiiri kerusakannya seperti apa, padahal kami juga bayar pajak. Pembangunan hanya menumpuk di daerah perkotaan, kami merasa dianaktirikan," katanya.

Ia berharap, Pemda Kubu Raya dan instansi terkaitnya dapat memperbaiki jalan yang sangat rusak parah tersebut.

"Meskipun jalan Desa Kalimas hingga Desa Punggur Kecil sering diperbaiki tetap tidak akan bertahan lama. Karena jalan tersebut ketika mencapai umur empat bulan sudah hancur lagi. Apakah ini salah si pekerja jalan atau minimnya ketersediaan bahan dalam membangun infrastruktur," tuturnya.

(pso-171)

 

Pewarta:

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2012