Sintang (Antara Kalbar) - Kepala Lembaga Permasyarakat Kelas II B Sintang Pudjiono Riyadi mengingatkan Direktur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Abdul Hadi tidak asal bicara. Pernyatan Abdul Hadi terkait napi bisa bebas keluar masuk tidak benar.

“Saya minta Direktur LIRA Sintang untuk tidak asal bicara. Kalau ada bukti silakan datang ke LP biar kami tindaklanjuti,” kata Pudjiono.

LP Kelas II B Sintang diakui Pudjiono terus melakukan pembenahan. Salah satunya memperkatat pengawasan terhadap warga binaan yang ada di LP Sintang.

“Kami terus melakukan pembinaan. Demi Allah sepengetahuan saya tidak ada warga binaan yang keluar masuk secara bebas,” imbuh Pudjiono.

Pudjiono sendiri menyayangkan statemen yang disampaikan Direktur LIRA tersebut. Menurutnya statemen tersebut harus bisa dibuktikan melalui data-data yang kongkrit. “Jangan asal bicara dong. Kalau tidak ada bukti,” tukasnya.

Kendati demikian sebagai manusia Pudjiono mengaku memiliki kekurangan. Sehingga ia berkali-kali berharap Direktur LIRA untuk datang dan memberikan bukti-bukti jika ada warga binaan yang keluar masuk secara bebas.

Ia menegaskan, masa ia menjabat 90 persen tak ada napi yang bebas ke luar lapas. “10 persennya, saya bukan malaikat. Jadi saya tak bisa mengawasi para napi dan petugas 24 jam.”

Ia juga mengakui dulu pernah terjadi kasus seperti itu. Tapi, ditegaskannya, bukan semasa dia menjabat. “Karena saya baru tiga bulan di sini (menjabat Kalapas Sintang,red). Saya ke Sintang untuk memperbaiki kondisi Lapas Sintang,” terangnya.

Terkait Napi yang bebas menggunakan handphone di dalam lapas, pihaknya sudah sering melakukan penggeledahan dan sering pula menemukan handphone tersebut. Pihaknya juga sudah memusnahkan barang-barang tersebut. “Tapi kalau masih ada lagi, yah itu, namanya juga manusia. Kami tak bisa mengawasi 24 jam,” tutupnya.

“Saya manusia biasa siapa tau ada kelengahan, karena saya juga masih baru. Jika ada anak buah saya yang terlibat saya juga akan tindak,” tukasnya.
Pudjiono sendiri tiga hari terakhir disibukkan dengan insiden marahnya sebagian warga binan LP kelas II B Sintang sehingga dirinya belum bisa memberikan statemen terkait tudingan Direktur LIRA Tersebut

“Saya memang sedang sibuk benar, jadi belum bisa memberikan statemen, tetapi kemarin pertama sudah saya jelaskan di LP tidak bisa keluar masuk tanahan dengan bebas, LP ada aturannya,” tukasnya.

Pewarta: Tantra Nur Andi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013