Sekadau (Antara Kalbar) - Raut wajah puas para pelajar yang tergabung dalam Paskibraka Kabupaten Sekadau yang telah menjelajahi perjalanan panjang di Pulau Jawa dan Bali mampu menutupi kelelahan yang menderanya. Tidak hanya perjalnan wisata, namun para pelajar ini bisa memetik pelajaran dari pandangan mata kepala mereka sendiri.

"Lihat dan cermati apa yang ada di tanah air saudara-saudara kita. Mereka tak membiarkan sejengkal lahan nganggur, dan betapa mereka bisa membiasakan diri hidup dengan bersih lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Harapan dari perjalanan ini tentulah bukan sekedar jalan-jalan saja. Seperti apa yang telah kalian lihat, tinggalkan yang tak pantas, tapi ingat dan bawalah yang baiknya," kata pendamping Paskibraka Sekadau, P. Onem, kala bus mendekati Soekarno-Hatta International Airport pada Jumat (12/9).

Rombongan Paskibraka Sekadau nyaris saja ditinggal penerbangan terakhir ke Pontianak, lantaran bus yang ditumpangi mengalami hambatan di Banyumas, sedangkan bus penganti datang di kala matahari sudah bersinar. Perjalanan Banyumas menuju Jakarta menjadi terburu-buru, dan agenda mengunjungi Monumen Llubang Buaya dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akhirnya dibatalkan lantaran harus mengejar penerbangan yang dijadwalkan Jumat pukul 18.25 WIB.

Untungnya Maskapai penerbangan Sriwijaya Air bersedia menunggu rombongan Paskibraka Sekadau yang baru menjejakkan kaki di Bandara Soetta sekitar pukul 19.15 WIB.

"Dalam hal ini tak lupa kita berterima kasih kepada pak Bupati Sekadau dan Kepala Dikpora atas restu mereka kita bisa menimba pengalaman yang berharga, dan semua pengalaman ini tentulah akan kita pilah dan implementasikan lagi bagi pengalaman yang baik," kata P Onem.

Tiba di Bandara Supadio Pontianak, Paskibraka Sekadau langsung menuju bus untuk melanjutkan perjalanan menuju Bumi Lawang Kuari.

Tiba di kampung halaman masing-masing, perjalanan di dua pulau tentulah menjadi pengalaman yang akan dipiliah dan dipilih untuk setiap anggota rombongan, sehingga bisa menjadi bekal langkah panjang baru ke masa depan yang lebih baik..

Pewarta: Arkadius Gansi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014