Mempawah (Antara Kalbar) - Memasuki semester ke-2 (dua) tahun ajaran 2014/2015 sejumlah satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Mempawah kembali menerapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan atau KTSP 2006.
 
Di SDN 01 Kecamatan Sungai Pinyuh misalnya, para guru menyambut baik dan siap melanjukan metode pembelajaran tersebut. Apalagi penerapan kurikulum 2013 selama ini dinilai sudah merepotkan para guru. 
"Kami dan kawan-kawan mengalami kesulitan dalam menyusun laporan penilaian siswa, selain itu panduan kurikulim 2013 hingga kini diantaranya masih belum didistribusikan dengan baik. Karena itu kami selaku guru tentu siap dan menyambut baik dengan diterapkannya kembali KTSP 2006 sebagai panduan proses belajar mengajar di sekolah," terang Zainudin guru SDN 01 Sungai Pinyuh.
 
Proses pendidikan pada minggu pertama Semester Kedua tahun ajaran 2014/2015 di SDN 01 Sungai Pinyuh berlangsung baik. Sejumlah guru terlihat bersemangat menerapkan KTSP 2006. Sejumlah siswa di beberapa kelas bahkan terlihat antusias mengerjakan tugas yang diberikan para guru dengan baik.
Menurut Kepala SDN 01 Sungai Pinyuh, Azhari penerapan KTSP 2006 merupakan tindak lanjut satuan pendidikan terkait instruksi Disdikpora Mempawah yang telah mengedarkan Peraturan Kemendikbud nomor 160 tahun 2014 tentang acuan kurikulum yang ditetapkan pemerintah saat ini. 

"Namun secara bertahap pihak Disdikpora Mempawah menggarisbawahi dan memperkenankan kepada satuan pendidikan yang ada untuk melanjutkan Kurikulum 2013 sepanjang sekolah tersebut siap dan mampu menerapkan Kurikulum 2013 itu hingga akhir semester kedua tahun ajaran 2014/2015,” kata Azhari.
 
Azhari menambahkan pada tahun ajaran 2014/2015 secara umum sebenarnya satuan pendidikan sekolah dasar yang ada di Kabupaten Mempawah telah menerapkan Kurikulum 2013. Penerapan kurikulum 2013 itu antara lain diberlakukan bagi kelas satu, kelas dua, kelas empat dan kelas lima. (Aries Zaldi).

Pewarta: Aries Zaldi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015