Singkawang (Antara Kalbar) - Polres Singkawang terus melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang terjadi pada enam rumah toko berlantai dua di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah, Jumat dini hari.

"Dugaan sementara disebabkan arus listrik, namun untuk pastinya kita masih melakukan penyelidikan," kata Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa, Jumat.

Dia menyebutkan, atas kejadian itu pula telah mengakibatkan dua pemilik ruko mengalami luka bakar di tubuhnya. "Dua pemilik ruko itu atas nama Afan dan Bun Su Chon alias Ahin," ujarnya.

Sandi menjelaskan, Afan merupakan pemilik Bengkel sepeda motor mengalami luka bakar di bagian lengan tangan sebelah kanan. Sedangkan Bun Su Chon alias Ahin, penjual buah-buahan dan beras mengalami luka bakar di bagian lengan tangan kiri dan kanan, paha kanan dan bahu.

"Kedua korban luka bakar ini, sudah kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," tuturnya.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, jelasnya, menyebutkan bahwa kejadian tersebut diketahui oleh istri Afan. Yang mana korban sedang tertidur kemudian dibangunkan oleh istrinya karena mendengar ada suara seperti nyala api dari tempat penyimpanan kardus bekas di belakang bangunan bengkel.

"Begitu melihat bahwa ada api sudah dalam keadaan menyala dan korban berusaha untuk memadamkan api dengan sebuah ember. Namun korban terpeleset dan terjatuh sehingga ember yang berisikan air tersebut tumpah," jelasnya.

Api pun semakin membesar dan sudah tidak bisa dikendalikan. kemudian korban memutuskan untuk keluar rumah dengan membawa istri dan kedua putrinya melalui pintu dapur/pintu belakang.

Salah satu saksi mata, Husin mengatakan, kejadian itu diketahuinya setelah mendapat telepon dari adiknya bernama Dewi.

"Adik saya tinggal di ruko sini bersama suami dan anaknya. Tiba-tiba menelepon saya dan mengatakan kalau ruko yang ditinggalinya terbakar," katanya.

Mendapat kabar itu, dirinya pun langsung bergegas menuju ke ruko adiknya. "Saat saya tiba api sudah membesar," ujarnya.

Menurut pengakuan adiknya, bahwa api berasal dari bengkel. "Karena adik saya mendengar ada bunyi seperti mercon dari bengkel," katanya.

Sebanyak enam ruko yang terbakar itu, jelasnya, bengkel sepeda motor, tempat penjualan buah-buahan dan beras, dan empat lainnya dalam keadaan kosong (tanpa penghuni).

Atas kejadian itu, belasan unit mobil kebakaran pun dikerahkan untuk memadamkan api tersebut. Sehingga api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB.

(U.KR-RDO/N005)

Pewarta: Rudi

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017