Singkawang (Antaranews Kalbar) - Sebanyak 1.038 tatung atau dukun Tionghoa yang kerasukan roh leluhur, dipastikan ikut beratraksi dalam Festival Cap Go Meh Singkawang yang akan dihelat pada Jumat (2/3) mendatang.

"Jumlah peserta yang sudah terdaftar ini pasti dan harus keluar pada hari `H` Cap Go Meh kelak," kata Ketua Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi, Minggu.

Untuk rute-rute tatung yang akan dilalui, jelasnya, para tatung berkumpul di halaman Kantor Wali Kota Singkawang sekitar pukul 07.00 WIB.

Kemudian, para tatung berjalan menuju Jl Firdaus, Jl Pangeran Diponegoro, Jl Kepol Mahmud, Jl Sejahtera, Jl Budi Utomo, Jl Saman Diman, Jl Setia Budi, Jl Niaga dan finis di Jl Pai Bakir (Altar).

"Untuk panggung kehormatan, sesuai hasil rapat panitia bersama Pemkot Singkawang dan Forum LLAJ Singkawang telah disepakati akan dibangun di depan Gang Empat Lima Jl Pangeran Diponegoro," jelasnya.

Dia juga memberikan apresiasi atas kerja keras dari panitia, karena kerja keras yang dilakukan telah membuahkan hasil yang spektakuler, dimana pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini telah menyabet tiga sekaligus Rekor MURI.

"Tiga Rekor MURI itu antara lain lampion dengan jumlah 20.607 unit, gerbang Cap Go Meh terbesar dan 1.038 tatung yang merupakan jumlah tatung terbanyak di dunia," ungkapnya.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Singkawang, Suryanto mengatakan, berdasarkan hasil rapat yang dilakukan pada Jumat (23/2) kemarin, para pejabat yang akan hadir untuk mengisi kursi VIP di Panggung Kehormatan nanti antara lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pariwisata, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Pemuda dan Olahraga.

Kemudian ada juga Duta Besar dari Jerman, Duta Besar Jepang, Duta Besar Korea Selatan dan Duta Besar Australia.

"Ini baru data sementara," katanya.

 

Pewarta: Rudi

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018