Pontianak (Antaranews Kalbar) - Perum Bulog Divisi Regional Kalimantan Barat, menyiapkan stok sebanyak 63 ton daging sapi beku untuk memenuhi kebutuhan daging sepanjang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2018 di wilayah tersebut.

Kepala Bulog Divisi Regional Kalbar, Sabaruddin Amrulah di Pontianak, Minggu mengatakan penambahan stok daging sapi beku tersebut untuk memenuhi tingginya permintaan akan daging sapi sepanjang Bulan Ramadhan di Kalbar.

"Kami perkirakan dengan penambahan stok sebanyak 63 ton daging sapi beku tersebut, bisa cukup hingga Perayaan Idul Fitri mendatang," ujarnya.

Ia menjelaskan, pasokan dan stok puluhan ton daging sapi beku itu disiapkan untuk menjaga stok. Selain itu, diharapkan penambahan stok ini juga bisa menekan lonjakan harga jual daging sapi di pasaran, sehingga masyarakat menengah ke bawah juga bisa menikmati daging dengan harga terjangkau.

"Harga daging sapi beku tersebut dijual Rp80 ribu per kilo, tapi untuk daging sapi beku masih belum familiar di masyarakat Kalbar," ujarnya.

Menurut dia, masyarakat Kalbar lebih terbiasa mengkonsumsi daging merah yang langsung mereka beli di pasar.

Namun demikian, sejak beberapa tahun terakhir, upaya mendatangkan daging beku sebagai alternatif bahan makanan memang sudah dilakukan dalam memenuhi kebutuhan daging di Kalbar.

"Hal itu yang terus kami upayakan dan terus sosialisasikan sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan akan daging dengan harga terjangkau," ujarnya.

Berdasarkan data Perum Bulog Divre Kalbar, ketersediaan pangan se-Kalbar yakni sebanyak 7.068 ton beras medium; kemudian disusul sebanyak 1.276.070 kilogram beras komersial; sebanyak 4.926,2 ton gula pasir; sebanyak 17 ton tepung terigu; dan b68.160 liter minyak goreng.

Stok pangan tersebut, kami simpan di 17 unit gudang Bulog yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalbar, katanya.
 

Pewarta: Andilala

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018