Pontianak  (Antaranews Kalbar) - Pengurus Majelis Daerah Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Kabupaten Kubu Raya merumuskan sejumlah gagasan fuedemental terkait dengan pembangunan daerah itu yang akan disampaikan kepada bupati agar perbaikan secara optimal.

"Bentuk gagasan yang kita lahirkan satu di antaranya melalui seperti hari ini yang kita lakukan, yakni dialog publik bertemakan tata kelolah daerah di era disrupsi. Gagasan soal perekonomian, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan kita gali dan carikan solusi," ujar Ketua MD Kahmi Kabupaten Kubu Raya Rasiam di Pontianak, Kamis.

Ia menjelaskan dialog yang dihadiri bupati terpilih melalui Pilkada 2018, Muda Hendrawan itu, agar apa yang menjadi persoalan mendasar dapat dijawab dan diberikan solusi terbaik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca juga: Jalan sehat Kahmi peringati HUT Kota Sambas

"Persoalan di Kabupaten Kubu Raya tentu butuh peran serta berbagai pihak. Kita memaklumi itu bukan tugas pemerintah. Oleh karena itu Kahmi Kabupaten Kuru Raya andil melalui gagasan-gagasan agar bisa membantu pemerintah mencarikan solusinya," kata dia.

Rasiam menjelaskan ke depan program dinas harus tepat dan memiliki improvisasi serta inovasi pada era yang dinamis. Apalagi, program OPD tidak tepat kalau hanya mengopi program tahun sebelumnya.

"Program oleh pemerintah daerah harus melakukan inovasi dan terobosan serta lompatan yang cepat untuk kemajuan daerah. Apalagi dari hasil pengurus Kahmi Kabupaten Kubu Raya yang turun di desa terpencil di Kabupaten Kubu Raya banyak persoalan yang harus dijawab dan tepat sasaran," kata dia.

Ia mencontohkan soal infrstruktur yang harus segera diatasi. Soal kesehatan dan pendidikan juga harus menjadi perhatian agar daerah itu maju dan masyarakat sejahtera.

Baca juga: Dekralasi KAHMI Preneur Kalbar

"Soal ekonomi di daerah harus diperhatikan. Seperti di desa harus diaktifkan BUMDes atau koperasinya. Manfaatkan dana desa dengan maksimal. Jangan sampai di desa ekonominya kapitalis, dipegang oleh satu orang. Ekonomi desa atau masyarakatnya harus bergeliat," kata dia.

Dialog publik yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indoensia lama tersebut, dihadiri berbagai kalangan kader Kahmi dan HMI serta sejumlah tokoh.

Tampak juga hadir Ketua Majelis Wilayah Kahmi Kalbar beserta pengurusnya. Dialog publik yang digelar tersebut juga bagian dari kegiatan pelantikan dan rapat kerja Kahmi Kabupaten Kubu Raya.


 

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018