Putussibau (Antaranews Kalbar) - Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Putussibau memberikan penghargaan kepada sepuluh desa terbaik dalam pengelolaan laporan keuangan dana desa di wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

"Kami memberikan apresiasi kinerja untuk sepuluh pengelolaan desa terbaik dan pengelolaan anggaran satuan kerja vertikal tahun 2018," kata Kepala KPPN Putussibau, Heru Martono, ditemui di sela - sela kegiatan Hari Bakti Pembendaharaan Tahun 2019 di Putussibau, Kapuas Hulu, Rabu.

Dijelaskan Heru, sepuluh desa terbaik yang menerima penghargaan tersebut yaitu Desa Miau Merah Kecamatan Silat Hilir, Desa Riam Piyang Kecamatan Bunut Hulu, Desa Bati Kecamatan Seberuang, Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan, Desa Sepandan Kecamatan Batang Lupar, Desa Badau Kecamatan Badau, Desa Semangut Utara Kecamatan Bunut Hulu, Desa Jongkong Kanan Kecamatan Jongkong dan Desa Nanga Tepuai Kecamatan Hulu Gurung.

Kemudian, ada juga Satuan kerja (Satker) terbaik yaitu Polres Kapuas Hulu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Stasiun Meteorologi Pangsuma, Kantor Kementerian Agama, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 02, Kantor Pertanahan Kapuas Hulu, KPU Kapuas Hulu, KPPN Putussibau, Kantor Unit Penyelenggara Bandara Pangsuma Putussibau dan Pengadilan Negeri Putussibau.

Baca juga: Dana desa napas baru pertumbuhan ekonomi warga

"Penghargaan yang kami berikan itu dalam rangka Hari Bakti Pembendaharaan, tentunya dengan berbagai kriteria," kata Heru.

Disampaikan Heru, pada tahun 2018 jumlah dana desa yang disalurkan oleh KPPN Putussibau kepada rekening kas daerah Kapuas Hulu sebesar Rp228.993.717.000. sesuai dengan alokasi pagu yang disediakan untuk tahun 2018.

Sementara itu, penyaluran dari rekening kas daerah kepada 278 desa di wilayah Kapuas Hulu Kapuas Hulu adalah sebesar Rp 228.489.441.400 atau 99.81 persen.

Untuk tingkat penyerapan desa sampai dengan tahap III tahun 2018 adalah Rp126.874.636.545 atau sebesar 55,42 persen.

Sedangkan untuk tahun 2019 ini, alokasi dana desa wilayah Kapuas Hulu sebesar Rp268.121.598.000.

"Atas dana desa itu kami berkordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kemudian menentukan sepuluh desa terbaik pengelolaan dana desa," jelas Heru.

Baca juga: Para kades diminta tingkatkan penyerapan dana desa

Selain itu, kata Heru, anggaran untuk instansi vertikal yang dikelola KPPN Putussibau adalah sebanyak 34 Satker dengan total pagu dana sebesar Rp649,921,767,000.

Dan realisasi sampai dengan akhir tahun anggaran sebesar Rp629.421.552.303 atau sebesar 96,85 persen.

"Jadi KPPN Putussibau memberikan penghargaan terhadap satuan kerja dengan kinerja pengelolaan anggaran terbaik tahun 2018 dengan menggunakan formula indikator kinerja pelaksnaaan anggaran (IKPA)," jelas Heru.

Dirinya berharap sinergitas satker di Kapuas Hulu terus ditingkatkan untuk terwujudnya pengelolaan keuangan yang baik.

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019