Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Pontianak mengadakan pelatihan dan pembinaan aneka kerajinan "pokok telok" yang dihadiri oleh peserta PKK dari enam kecamatan dan masyarakat umum guna menciptakan UMKM baru dan perajin ekonomi kreatif.

"Dekranasda mengadakan kegiatan pelatihan dan pembinaan pokok telok yang bisa dimanfaatkan oleh peserta supaya dengan adanya ini, dapat membantu perekonomian keluarga," ujar Ketua TP-PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie saat ditemui di Gedung UMKM center, Pontianak, Selasa.

Menurut dia,  kegiatan ini guna mengembangkan dan memberikan sosialisasi serta edukasi kepada anggota PKK kecamatan sehingga bisa menambah pelaku ekonomi dan generasi muda kreatif khusus nya kerajinan Melayu yaitu pokok telok.

"Karena pokok telok ini merupakan aksesoris pendamping yang digunakan masyarakat kota Pontianak khusus nya adat Melayu yang selalu dipergunakan diberbagai acara contohnya arak-arakan pengantin," katanya.
 
Pelatihan dan pembinaan aneka kerajinan pokok telok (ANTARA/Nengsih)



Yanieta berharap agar peserta untuk kedepannya dapat membuka peluang usaha ekonomi kreatif di lingkungan masing-masing, membantu perekonomian keluarga, serta dapat membangun kreativitas dan inovasi dalam kerajinan pokok telok.

"Saya berharap, ibu-ibu bisa menciptakan UMKM baru pokok telok yang bisa dijual dan menghasilkan pendapatan ekonomi tambahan untuk keluarga dengan mengasah kemampuan dalam inovasi serta kreativitas,"  jelasnya.

Dekranasda Kota Pontianak siap menerima bahkan membantu memasarkan hasil produksi dari perajin yang berkualitas dengan karya yang rapi sehingga layak untuk dipasarkan untuk masyarakat.

"Kami bukan menampung tapi siap memasarkan hasil produksi pokok telok dari pengrajin yang berkualitas di kota Pontianak ini," tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa di awal September ini, akan diadakan pelatihan dan pembuatan klengkang yang merupakan salah satu warisan kain Raja keraton Kadriah dengan harapan dapat menciptakan dan membangun generasi perajin klengkang.

 

 

Pewarta: Teguh/Nengsih (Magang)

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019