Beberapa pekerjaan terus berlangsung dan sedang dikerjakan personil Kodim 1202/Singkawang dalam program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 di Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Tidak hanya Satgas TMMD, warga dengan suka rela ikut terlibat bergotong royong menyukseskan program TMMD ke 106 itu.

"Hari Sabtu ini, beberapa pengerjaan proyek fisik seperti pengerjaan pondasi pagar mushola Desa Jirak, pengerjaan pondasi jembatan di Desa Mekar Jaya, pengankutan material dan pembuatan penampungan air untuk Mesjid Al Munawwar di Desa Jirak. Ini semua dikerjakan secara goyong royong antara TNI dan masyatakat setempat, "kata Dansatgas TMMD ke 106 Kodim 1202/Skw Letkol Arm Victor J.L Lopulalan di Pontianak, Sabtu.

Ia mengatakan, hampir di semua pengerjaan fisik baik itu pengerjaan jalan, jembatan maupun yang lainya, warga setempat selalu antusias membantu bekerja sama dengan anggota Kodim Singkawang dalam program TMMD ke 106 itu.
 
Personil Kodim XII/Skw bahu membahu mengerjakan perehapan dan pembangunan, jalan, jembatan, penampungan air mesjid di Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas dalam program TMMD ke 106 tahun 2019. (Istimewa)

"Program TMMD ini juga bangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat yang nyaris punah. Buktinya, sejak mulainya pra TMMD hingga hari ini, masyarakat dengan semangatnya membantu Satgas TMMD dalam melakukan pengerjaan-pengerjaan fisik," katanya.

Menurutnya saat ini, pengerjaan pagar Mushola Nurul Rahma di Desa Jirak, masih tahap pengurukkan pasir dan batu buat pengecoran dasar pagar, untuk pondasi pagar keliling Musholla Nurul Rahma.

"Kami bersama warga disini tetap konsisten untuk bergotong royong menyelesaikan sasaran yang menjadi tugas kami di Musholla Nurul Rahma. Dengan kerjasama kami dan masyarakat, saya yakin sebelum TMMD berakhir pengerjaan fisik ini bisa kami selesaikan," timpal Danru Satgas TMMD ke 106, Serka Suseno.

Sementara itu pengerjaan keranjang besi jembatan dan pemasangan mal juga dilakukan bersama-sama dengan penuh kekompakan.

"Satgas TMMD selalu dibantu masyarakat mulai melanjutkan pengerjaan pembuatan jembatan dengan pengerukan pondasi pangkal jembatan,“ kata Dandim 1202/Skw, Letkol Arm Victor J.L Lopulalan menambahkan.

Demikian juga dalam melakukan pengerjaan bak penampuangan air di Masjid Al Munawwar, warga juga ikut andil membantu para tenaga teknis atau tukang yang terdiri dari Sertu M.Ali, Serda Indra dan anggota Satgas TMMD lainya. Dalam pengerjaan memasang pondasi merupakan hal yang paling penting, Sebab pondasi merupakan dasar yang menopang tegaknya tiang tendon penampungan air.

"Pondasi yang kuat dan terencana dengan baik dalam membuatnya, akan berdampak pada kekuatan tiang tendon penampung air, sehingga penampungan air awet, dan mengurangi resiko roboh. Kami berharap seluruh pengerjaan pembangunan fisik dapat selesai tepat waktu," katanya.

 

Pewarta: Slamet Ardiansyah

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019