Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono manargetkan bisa menciptakan Ibu kota Provinsi Kalimantan Barat itu sebagai kota yang ramah dan nyaman serta aman bersepeda.

"Bahkan menjadikan Pontianak kota yang paling asyik bersepeda di Indonesia, seperti pernah disampaikan beberapa komunitas sepeda dari luar yang datang ke Pontianak. Mereka sangat menikmati bersepeda di Kota Pontianak maupun kabupaten/kota lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Barat," kata Edi Rusdi Kamtono saat membuka acara 1st Anniversary Sepedaanyuks di Pontianak, Minggu.

Pemkot Pontianak juga memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH), tahun ini pihaknya melanjutkan pembangunan trotoar di sepanjang jalan mulai dari depan Auditorium Untan Pontianak dengan lebar antara enam hingga sembilan meter.

"Pembangunan RTH ini selain bertujuan sebagai paru-paru kota, juga sebagai sarana olahraga, sarana rekreasi yang murah meriah dan instagrammable. Oleh sebab itu, ke depan kita terus menciptakan ruang-ruang publik, rute-rute untuk dilintasi pesepeda dengan aman, nyaman dan santai," ucapnya.

Selain itu, lanjut Edi, di lokasi eks Cafe Nineteen Untan Pontianak juga akan dibangun Taman Sepeda. Keberadaan taman ini diharapkan menjadi sarana masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga khususnya bersepeda. "Kalau taman sepeda ini sudah jadi, setidaknya bisa menjadi wadah para pesepeda maupun komunitas sepeda menyalurkan hobinya di taman ini," ucapnya.

Edi menyebut olahraga sepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat Pontianak. Namun ia mengingatkan agar dalam bersepeda tetap mengacu pada adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19.

"Dalam bersepeda juga tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tidak bergerombol," katanya.

Menurutnya, dalam kondisi pandemi sekarang ini, dimana Pontianak masih dalam kategori zona kuning, dirinya mengimbau masyarakat tetap terus waspada. Kuncinya adalah bagaimana mencegah jangan sampai muncul kluster-kluster baru dengan mematuhi protokol kesehatan. "Seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun," katanya.

Pewarta: Andilala

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020