Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Pendidikan Vokasi (Apvokasi) Kalbar melantik pengurus Apvokasi Kabupaten atau kota se-Kalbar dan diharapkan organisasi itu dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Dengan pelantikan ini mari kita bersinergi meningkatkan mutu SDM super link and match atau tautan dan kesesuaian untuk profesional di bidang vokasi,” ujar Ketua DPW Apvokasi Kalbar Uray Asnol di Pontianak, Rabu.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pontianak (Polnep) yang juga merupakan Apvokasi Kalbar, Dr Toasin mengajak Apvokasi sebagai pejuang tangguh untuk menciptakan SDM unggul yang membawa bonus demografi kepada generasi emas.

“Porsi pendidikan vokasi itu sebenarnya separuh dari akademis. Sekarang masih kecil. Baru luncurkan 12 Politeknik. Polnep Kalbar bekerjasama SMK. Tahun ini kita dapat hibah di prodi perikanan untuk vokasi. Untuk Polnep punya alat pembelajaran perikanan lengkap. Uji lab bisa banyak dilakukan dengan standar internasional,” kata dia.

Ketua Apvokasi Kota Pontianak, Nugroho Henray Eka Saputra dan beserta jajarannya yang baru dilantik dari beberapa pengurus daerah yang di Kalbar siap menjalankan perannya melalui Apvokasi.

“Kita sebagai asosiasi akan berperan untuk mendorong kawin massal antara dunia pendidikan vokasi dan industri terutama di Kota Pontianak. Apvokasi akan melakukan pemetaan dalam berbagai aspek. Dengan berbekal pemetaan maka program yang dibuat bisa menjawab persoalan. Tentu akan melakukan dengan skala prioritas,” kata dia.

Ia menyebutkan bahwa secara umum dunia pendidikan vokasi itu sebetulnya penting sekali. Akan tetapi masih terabaikan. Ia menilai sejauh ini tautan dan kesesuaian dunia pendidikan dan industri harus dikawinkan. Sehingga antara lulusan dari pendidikan vokasi bisa diserap oleh pasar.

"Padahal mereka dibutuhkan oleh pemerintah untuk membangun bangsa ini. Negara ini butuh para tenaga terampil. Kita mendorong pemerintah juga membentuk akademis komunitas Kota Pontianak. Kita dan siap bekerjasama dengan pemerintah membuat pelatihan dan program job fair secara online,” kata dia.

Pelantikan Apvokasi se-Kalbar tersebut dilakukan melalui dua cara yakni secara langsung dan sebagian mengikuti dengan daring melalui aplikasi zoom meeting. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian wabah COVID-19 terutama dalam hal kerumunan.

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020