Pemerintah Kota Singkawang mengubah kawasan kumuh di Kelurahan Kuala menjadi objek wisata baru di kota tersebut, yakni sebagai kawasan wisata sungai.

"Saat ini Kota Singkawang memiliki objek wisata baru, tepatnya di Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat. Objek wisata tersebut dinamakan Waterforn dengan menyulap kawasan kumuh di Kelurahan Kuala, yang mana setiap sorenya cukup ramai dikunjungi oleh masyarakat Kota Singkawang, terlebih menjelang berbuka puasa di bulan suci Ramadan," kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang, Senin.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang bersiap untuk meresmikan objek wisata tersebut. "Saya masih menunggu jadwal peresmian yang akan dijadwalkan oleh dinas perkimta," tuturnya.

Awalnya pembuatan objek wisata tersebut direncanakan sepanjang 670 meter, namun baru bisa direalisasikan sepanjang 260 meter. Untuk sisanya, Pemkot Singkawang mendorong pemerintah pusat bisa menganggarkan kembali untuk kegiatan selanjutnya, sehingga sepanjang Sungai Kuala itu bisa benar-benar menjadi tempat wisata yang indah.

"Itu yang menjadi target kami untuk bisa menyelesaikannya," ujarnya.

Menurut dia, dengan menggunakan anggaran yang luar biasa ini diharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang, terutama yang tinggal di sekitar objek wisata tersebut, bisa merawat dan menjaganya dengan baik, sehingga keindahannya dapat bertahan lama.

"Apalagi objek wisata yang dibangun merupakan milik kita bersama, sehingga kalau bukan kita sendiri yang menjaganya, lalu siapa lagi," kata Tjhai Chui Mie

Tak hanya masyarakat Kota Singkawang, orang luar yang datang berkunjung juga diharapkan ikut menjaga. Tentunya harus dimulai dari orang Singkawang dulu, barulah orang lain juga ikut menjaganya.

"Artinya semua harus dari diri kita dulu," kata wali kota.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021