Pemerintah Kabupaten  Ketapang, Kalimantan Barat bersama Tim Pertimbangan dan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) merencanakan dan menyiapkan pembangunan jalan layang atau flyover di ruas Pelang- Inhutani sepanjang 14 kilometer. 

"Pilihan pembangunan jalan layang, bukan dalam hal mengatasi kemacetan lalu lintas, namun lebih ke arah mengatasi kondisi tanah," kata Ketua TP3D Ketapang, Gusti Kamboja saat dihubungi di Ketapang, Rabu.

Ia menjelaskan jika dibandingkan dengan jalan biasa, jalan layang dengan pondasi tiang pancang dapat bertahan dalam jangka waktu lama di atas lahan gambut. Mengenai pembiayaan pembangunannya bisa didapat dari  berbagai sumber.  Estimasi biayanya Rp213,8 miliar dan lama pekerja bisa hingga empat tahun.

"Sumber pembiayaan mulai dari APBD – APBN.  Bisa juga hibah perusahaan swasta hingga dana pinjaman daerah," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan karena keterbatasan keuangan daerah maka pembangunan ini tidak bisa dikerjakan dalam tahun tunggal. Namun secara bertahap dan menggunakan jasa konsultan jalan-jalan nasional.

Martin menekankan rencana ini agar segara dibuatkan Peraturan Bupati atau Peraturan Daerah.

“Sehingga bisa dilanjutkan pada era kepemimpinan bupati ke depan. Dalam tahap perencanaan ini kita juga minta bantu dari konsultan jalan-jalan nasional," jelas dia.

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021