Saat melepas keberangkatan personel Satgas Batalyon Infanteri  144/Jaya Yudha, yang baru selesai menjalankan tugasnya sebagai Satgas Pamtas RI-Malaysia di sektor  Timur Kalimantan Barat, untuk kembali ke Home Base di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, menilai Satgas ini telah selesai dan berhasil melaksanakan tugas operasi pengamanan khususnya di perbatasan RI–Malaysia.

Pangdam menyebutkan, keberhasilan operasi yang telah dicapai oleh Satgas 144/Jaya Yudha selama bertugas itu sebanyak 136 kasus, diantaranya kasus masuk illegal (illegal entri ) 29 kasus, perdagangan illegal (ilegal trading) sembilan kasus, Ilegal satwa dua kasus, narkoba satu kasus serta Senjata Api (Senpi) dan amunisi dan Bahan Peledak (Muhandak) ada  95 kasus.

Pangdam menjelaskan, Satgas Yonif 144/Jaya Yudha ini telah melaksanakan operasi pengamanan selama kurang lebih 12 bulan di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia sektor timur. Selanjutnya mereka akan kembali ke kedudukannya di Rejang Lebong, Bengkulu. Untuk saat ini tugas menjaga wilayah perbatasan tersebut telah digantikan oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani.

Selaku Panglima Komando Penugasan Gabungan Pengamanan Wilayah Perbatasan Darat (Pangkogasgab Pamwiltasrat) RI-Malaysia sektor Kalimantan Barat, Mayjen TNI Sulaiman Agusto juga menjelaskan penugasan yang dilakukan selama ini, merupakan kontribusi nyata terhadap pencapaian pemerintah untuk menjadikan wilayah perbatasan sebagai teras depan Negara Indonesia.     
"Saya meminta sebagai prajurit Sapta Marga dan prajurit profesional harus menyadari, bahwa prestasi yang telah diraih dalam penugasan kiranya dapat dipertanggungjawabkan dan dipertahankan, bahkan prestasi tersebut hendaknya dapat dijadikan pelajaran dan sumber inspirasi untuk melaksanakan tugas lebih baik lagi," ujarnya

Dalam kesempatan itu dia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Danyon beserta seluruh Prajurit Yonif 144/Jaya Yudha atas pelaksanaan tugasnya selama di perbatasan RI-Malaysia. 

Selanjutnya berpesan kepada unsur pimpinan supaya melaksanakan pengecekan terakhir sebelum embarkasi.

"Laksanakan pengecekan terhadap personel maupun materiil terutama senjata dan Muhandak, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jaga faktor keamanan selama di perjalanan, selamat jalan semoga selamat sampai tujuan, sampaikan salam hormat saya kepada keluarga yang telah menunggu kalian di Home Base," katanya.


 

Pewarta: Slamet Ardiansyah

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022