Hewan peliharaan seperti kucing juga rentan terkena penyakit seperti flu hingga muntaber di musim pancaroba demikian penjelasan dokter hewan dari Institut Pertanian Bogor sekaligus anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia drh. Trima Naimmah.

“Sama seperti kita ya, kucing juga rentan sekali terkena penyakit. Biasanya saat musim pancaroba ini, penyakit yang sering muncul adalah flu, diare, penyakit kulit dan rambut atau bahkan yang paling parah bisa terkena Panleukopenia atau muntaber,” ungkap Trima saat dihubungi ANTARA, Rabu.

Menurut Trima Panleukopenia merupakan penyakit yang tergolong berbahaya untuk kucing, karena penyakit ini dengan cepat bisa menular terutama bagi kucing yang belum divaksin.

Baca juga: Lima penyakit penyerta yang bisa mengintai saat musim hujan

Trima menjelaskan apabila anak berbulu (sebutan untuk hewan peliharaan) atau "anabul" terserang flu, pemilik bisa memberikan perawatan di rumah dengan membantu mengeluarkan ingus hingga menjemur anabulnya di bawah matahari pagi. Namun akan lebih baik bila anabul yang sakit segera dibawa ke rumah sakit hewan agar mendapat perawatan yang tepat.

Trima juga mengimbau agar para pemilik memperhatikan gizi dari makanan anabulnya. .

“Pastikan makanan yang dikonsumsi bergizi dan bisa menambah imun anabul. Baiknya dibawa ke dokter agar langsung mendapatkan perawatam serta obat yang sesuai,” sambungnya.

Trima juga memaparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan anabul di musim pancaroba salah satunya adalah dengan memperhatikan kebersihan tempat tinggal hingga alat makan anabul.

“Saat musim pancaroba ini, yang paling utama pastikan lingkungan tempat tinggal anabul tetap bersih dan kering. Selain itu, jangan lupa rajin membersihkan peralatan makan dan litter box,” terang Trima.

“Tentu juga diperhatikan makan, minum, dan kesehatan rambutnya. Sebagai tambahan boleh juga diberikan multivitamin,” tutupnya.


Baca juga: Faktor perubahan suhu penyebab mudah sakit saat musim pancaroba
 

Dinas Kesehatan Kapuas Hulu mengimbau agar masyarakat di wilayah itu mewaspadai penyakit yang muncul pada saat terjadi peralihan cuaca dari kemarau ke musim hujan.
 
" Empat penyakit di musim pancaroba yaitu infeksi saluran napas akut, demam berdarah, asma atau alergi dan diare," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Ade Hermanto di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Rabu.
 
Dikatakannya, pada musim pancaroba itu ancaman penyakit yang kerap terjadi adalah demam berdarah dengue (DBD) yang kasusnya di Kapuas Hulu sejak 4 November sudah sebanyak 24 orang kasus DBD. Baca selengkapnya: Masyarakat Kapuas Hulu diminta waspada penyakit musim pancaroba

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023