Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji bersama tokoh nasional, Oesman Sapta Oedang mengajak masyarakat Kabupaten Sambas untuk bergotong royong membangun masjid 1.001 kubah di kabupaten itu.

"Saya, selaku Gubernur maupun sebagai umat Islam untuk pembangunan Masjid 1.001 Kubah atau apapun namanya, kalau sudah masjid, maka seluruh umat Islam harus bersatu untuk mewujudkannya," kata Sutarmidji di Sambas, saat menghadiri pawai Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1445 Hijriah di Sambas, Rabu.

Semasa dirinya menjabat sebagai Wali Kota, Sutarmidji mengatakan ada 156 dari 342 masjid di Kota Pontianak yang dibangun. Semasa menjadi Gubernur, ratusan masjid juga sudah dibangunnya.

"Mudah-mudahan dengan kebersamaan warga Sambas dan masyarakat Kalimantan Barat, Masjid 1.001 Kubah ini bisa diwujudkan," tuturnya.

Ucapan terima kasih disampaikan Gubernur Kalbar kepada Tokoh Nasional Kalbar yang telah dikenal dan disegani di seluruh Indonesia.

"Kalau Kalimantan Barat mau maju, maka kita harus tetap menjaga Bapak OSO supaya bisa berkiprah di ajang nasional karena beliau disegani. Siapapun pemimpinnya dan siapapun presidennya, Beliau tetap bisa diterima dengan baik karena Beliau sangat piawai dalam berteman," katanya.

Sementara itu, OSO dalam sambutannya mengingatkan untuk selalu menghormati wanita karena wanita adalah ibu yang melahirkan, sehingga tidak boleh kurang ajar dan harus berbakti kepada orang tua.

Di momen Tahun Baru Islam ini, OSO ingin semangat kebersamaan terus dipupuk sehingga perjuangan terus berlanjut untuk memajukan daerah, seperti menerima semua tokoh masyarakat yang masuk ke wilayah Sambas.

Menurutnya, perjuangan ekonomi memerlukan para pelaku ekonomi serta ide-ide cemerlang yang bisa menumbuhkan perekonomian, sehingga bisa meningkatkan sosial ekonomi daerah dan lapangan kerja bagi Masyarakat, khususnya Kabupaten Sambas.

Dirinya juga sudah melakukan pembicaraan dengan Gubernur Sutarmidji, Bupati Satono, dan aparat setempat, tentang kebersamaan memerlukan jumlah orang yang cukup untuk membangun Sambas.

"Jadi, jangan ada perselisihan-perselisihan lagi dan kecurigaan kepada anak bangsa. Itu harus menyatu semuanya. Harus diterima dengan tulus dan Ikhlas. Pembangunan itu membutuhkan orang dan Bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Barat," tegas pria kelahiran Kayong Utara ini.

Ucapan selamat merayakan Tahun Baru Islam juga dilontarkan OSO kepada seluruh Masyarakat Sambas. Tak lupa, doa pun disematkan agar masyarakat bertambah moral dan moril dalam membangun daerah.*

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023