Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyebut dua sekolah di Kabupaten Biak Numfor, Papua, yaitu SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 5, meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional 2023.

"Jajaran Pemkab Biak Numfor sangat bangga atas pencapaian prestasi sekolah Adiwiyata Nasional, semoga tahun depan jumlahnya bisa bertambah," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Biak Numfor Kamaruddin, di Biak, Rabu.

Ia menyebut sekolah Adiwiyata di Biak Numfor menitikberatkan pada lingkungan serta mengintegrasikan pelestarian lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar.

Kedua sekolah tersebut, lanjut dia, sudah mengajarkan siswa untuk memanfaatkan sampah dengan pola 3R (Reduce Reuse Recycle) menjadi bahan bermanfaat.

"Limbah sampah di lingkungan sekolah diolah siswa, seperti membuat baju dari limbah dan aneka hiasan rumah tangga lain, berbahan baku sampah bekas," kata Kamaruddin.

Kamaruddin mengatakan tujuan sekolah Adiwiyata adalah menciptakan sekolah menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran lingkungan, terutama bagi warga sekolah tersebut.

Melalui cara ini, lanjut Kamaruddin, di kemudian hari warga sekolah dapat bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

"Prinsip sekolah Adiwiyata partisipatif dan berkelanjutan untuk mengajarkan siswa tentang menjaga dan berwawasan lingkungan," harapnya.

Kamaruddin berharap pencapaian prestasi dua sekolah Adiwiyata Nasional dapat mengimbas ke sekolah lain di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor.

Pada tahun 2024 Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pendidikan Kebudayaan Biak Numfor mengusulkan 15 sekolah Adiwiyata Nasional.

 

Pewarta: Muhsidin

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023