PT Zurich Topas Life (Zurich Life) memperkuat komitmennya dalam memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan asuransi melalui kolaborasi strategis dengan sejumlah koperasi simpan-pinjam atau credit union (CU) di berbagai wilayah Indonesia.

Sejak kerja sama tersebut dimulai pada 2024, lebih dari 100.000 anggota koperasi simpan-pinjam telah memperoleh perlindungan finansial melalui program asuransi yang disediakan Zurich Life.

Direktur PT Zurich Topas Life Fred Chan mengatakan kemitraan dengan koperasi simpan-pinjam menjadi langkah penting dalam mendorong inklusi keuangan yang lebih luas dan berkelanjutan di Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Zurich Life untuk menghadirkan perlindungan yang inklusif dan relevan bagi masyarakat. Kami menghadirkan pendekatan yang fleksibel dan transparan untuk memenuhi kebutuhan anggota koperasi yang memiliki karakteristik serta profil risiko yang berbeda-beda,” kata Fred dalam keterangannya.

Melalui kolaborasi tersebut, Zurich Life menyediakan produk asuransi kumpulan yang memberikan manfaat utama berupa pelunasan pinjaman anggota koperasi apabila peserta meninggal dunia. Pembayaran manfaat asuransi tersebut langsung disalurkan kepada koperasi yang menjadi mitra kerja sama.

Selain itu, skema perlindungan yang ditawarkan juga dirancang fleksibel, mulai dari penyesuaian premi, batas usia peserta, hingga cakupan perlindungan. Dengan demikian, masing-masing koperasi dapat memilih solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko anggotanya.

Zurich Life juga menyediakan laporan berkala terkait perhitungan dan penerimaan premi serta pembayaran klaim. Laporan tersebut memungkinkan pihak koperasi memantau kinerja program secara lebih transparan.

Hingga Januari 2026, program ini telah mencatatkan lebih dari 1.100 klaim yang seluruhnya diselesaikan dengan tingkat pembayaran mencapai 100 persen. Proses pengajuan klaim juga dilakukan secara digital sehingga mempercepat layanan, dari sebelumnya rata-rata 10 hari menjadi kurang dari tiga hari.

Efisiensi tersebut turut meningkatkan kepercayaan mitra koperasi terhadap Zurich Life. Saat ini, sedikitnya enam koperasi simpan-pinjam besar di berbagai daerah terus memperpanjang kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Enam koperasi tersebut yakni Koperasi CU Sauan Sibarrung, Koperasi CU Mentari Kasih, dan Koperasi CU Mekar Kasih di wilayah Sulawesi; Koperasi CU Bererod Gratia dan Koperasi CU Pelita Sejahtera di Jakarta; serta Koperasi CU Lantang Tipo di Kalimantan.

Koperasi simpan-pinjam selama ini memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis komunitas. Berdasarkan data Kementerian Koperasi, kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2024 mencapai 6,20 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 5,20 persen.

Fred menilai penguatan perlindungan asuransi dalam ekosistem koperasi menjadi elemen penting untuk menjaga keberlanjutan usaha koperasi sekaligus melindungi stabilitas keuangan para anggotanya.

“Kami ingin memastikan setiap anggota koperasi dapat menjalankan usahanya dengan rasa aman. Dengan sistem yang semakin terintegrasi secara digital, transparan, dan cepat, kami percaya ekosistem koperasi serta ketahanan keuangan keluarga anggotanya dapat tetap terjaga. Ke depan, Zurich Life akan terus mengembangkan solusi perlindungan yang relevan dan memperluas aksesnya ke lebih banyak komunitas di seluruh Indonesia,” kata Fred.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2026