Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) meluncurkan Gerakan Migran Aman untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

"Dari migrasi yang aman, melahirkan kemandirian dan kesejahteraan; dan inilah yang kita sebut Brain Circulation," kata Menteri P2MI Mukhtarudin, saat peluncuran gerakan tersebut di Kementerian P2MI, Jakarta, Senin.

Dalam sambutannya, Mukhtarudin menekankan perlunya migrasi yang aman untuk memastikan perlindungan dan keselamatan para PMI selama mereka bekerja di luar negeri.

Melalui gerakan tersebut, Kementerian P2MI ingin menjaga martabat para PMI melalui gerakan kolaboratif, yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait, sehingga menjamin keselamatan para PMI.

"Pekerja migran Indonesia bukan sekadar angka dalam laporan statistik, tetapi mereka juga pejuang ekonomi keluarga yang rela meninggalkan keluarga dan bekerja keras di negeri orang," kata Mukhtarudin.

Kontribusi PMI, lanjut Mukhtarudin, tidak bisa dipandang sebelah mata. Berdasarkan data statistik ekonomi dan keuangan Bank Indonesia, remitansi yang dihasilkan PMI pada tahun 2025 mencapai Rp288 triliun.

"Dari tangan-tangan mereka, roda ekonomi berputar, desa-desa bergerak, dan bangsa ini memperoleh kekuatan. Dampak positif tersebut semakin nyata ketika remitansi diolah secara produktif dan berkelanjutan," jelasnya.

Remitansi tersebut tidak hanya menghidupkan keluarga, tetapi juga mampu mengembangkan usaha, membuka harapan serta melahirkan kisah-kisah keberhasilan baru di berbagai daerah, ujar Mukhtarudin.

Banyak purna PMI kembali ke Tanah Air tidak hanya membawa penghasilan, tetapi juga pengalaman, keterampilan, dan keberanian untuk membangun usaha serta mengembangkan diri di berbagai sektor, mulai dari pertanian, kuliner, industri kreatif hingga dunia pendidikan.

Peluncuran Gerakan Migran Aman dihadiri sejumlah perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta lembaga pelatihan vokasi dan asosiasi penyaluran dan penempatan tenaga kerja.



 

Pewarta: Katriana

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2026