"Saya sampaikan bahwa tahun ini BUMN akan memelihara atau menernakan sapi, 100 ribu sapi di kebun sawit, yang disebut 'program BUMN sa-sa', sawit-sapi," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu.
Seratus ribu ekor sapi tersebut didatangkan dari berbagai tempat diantaranya Lombok, Bali, Jawa Timur dan Lampung serta akan diternakkan di perkebunan-perkebunan di Sumatera.
Dengan demikian, program ini selain sebagai usaha untuk membantu mengurangi ketergantungan impor sapi yang mencapai 350 ribu ekor per tahun, juga mendorong perekonomian di kawasan Sumatera.
Program ini telah dimulai di berbagai PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
"Di beberapa PTPN sudah ada yang 1000 ekor, tambah terus sampai akhir tahun ini bisa 100 ribu sapi," katanya.
(M041)
: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.