Jakarta (ANTARA Kalbar) - Ekspor hasil perikanan meningkat hingga 22 persen pada periode tahun 2011 dibanding periode tahun sebelumnya yang diakibatkan antara lain oleh adanya peningkatan manajemen mutu sektor perikanan di Indonesia.

"Realisasi ekspor hasil perikanan pada tahun 2011 sebesar 3,5 miliar dolar AS, naik sebesar 22,95 persen dari nilai ekspor tahun 2010. Peningkatan tersebut menjadi alasan KKP untuk meningkatkan  target ekspor nasional sebesar 4,2 miliar dolar AS pada 2012," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurut Sharif, keberhasilan pemasaran menjadi kunci sukses dalam mendukung industrialisasi perikanan sehingga dalam memacu pemasaran hasil perikanan, jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan menjadi sebuah keharusan.

Apalagi, ujar dia, meningkatnya kebutuhan global terhadap produk perikanan dinilai juga menjadi sebuah peluang Indonesia untuk terus meningkatkan produksinya. Ia mengingatkan bahwa negara seperti China sendiri membutuhkan pasokan ikan hingga sekitar dua juta ton pada tahun 2013.

Menteri Kelautan dan Perikanan juga memaparkan, pihaknya juga mendasari konsep "blue economy" (ekonomi biru) pada industrialisasi kelautan dan perikanan.


"Pendekatan 'blue economy' yang menekankan keberlanjutan diharapkan mampu mengatasi ketergantungan antara ekonomi dan ekosistem serta dampak negatif akibat aktivitas ekonomi termasuk perubahan iklim dan pemanasan global," katanya.

(M040)


Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026