Bengkayang (Antara Kalbar) - TPQ Syuhada Bengkayang, untuk pertama kalinya mewisuda 31 Santriawan dan Santriawati bertepatan dengan Tahun Baru Hijriyah 1425 di Bengkayang, Kalbar, Selasa.
    Wisuda dipusatkan di Masjid Agung Syuhada Bengkayang dengan disaksikan ratusan jemaah haji. 
    Sebelum diwisuda, para santri yang dinyatakan lulus atau tamat dari bacaan Iqra diarak dan diiringi pawai sambil mengelilingi Kota Bengkayang. 
    Pawai itu dilepas oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang, H Asmar dengan didampingi sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
    Sementara itu, pembina TPQ Syuhada Bengkayang, Hj Komariah dalam sambutannya mengucapkan puji syukur dapat mewisuda setelah tiga tahun vakum. "Awalnya santri hanya tiga orang dan dalam tiga tahun bertambah menjadi 80 orang," kata dia.
    Ia berharap, agar anak-anak lebih gemar membaca Alquran daripada menikmati televisi dan game online. 
    "Dengan adanya TPQ ini, kami bisa ikut andil memakmurkan Masjid Agung ini. Kami ingin membentuk generasi generasi Qurani," ujarnya.
    Ia mengakui adanya keterbatasan seperti jumlah guru yang mengajar. Ia meminta adanya dukungan dari Kementerian Agama termasuk tentang pembinaan.
    Sedangkan H Asmar mengingatkan, wisuda di sini bukan berarti selesai membaca Alquran. 
    "Setelah wisuda, tetaplah belajar Alquran, mengkaji Alquran, sehingga anak anak
bisa disebut sebagai generasi Qurani," ucap Asmar.
    Ia melanjutkan, ada tiga amal yang menjadi bekal dan akan diperhitungkan setelah meninggal, pertama amal jariyah, kedua ilmu yang bermanfaat dan ketiga adalah anak anak yang shaleh.
******




Editor : Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2026