Pontianak  (Antara Kalbar) - Pemerintah Kota Pontianak mengimbau masyarakat kota itu lebih teliti sebelum membeli tahu, agar tidak salah pilih membeli tahu mengandung formalin, kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji.

"Masyarakat agar lebih cermat dalam memilih tahu yang layak dikonsumsi, dan mana tahu yang mengandung zat berbahaya, seperti formalin yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat," kata Sutarmidji di Pontianak, Senin.

Ia menjelaskan tahu yang berformalin akan terasa lebih kenyal dan keras jika ditekan menggunakan jari, sedangkan tahu tanpa formalin lebih lembut dan mudah hancur jika ditekan.

"Selain itu, tahu berformalin cenderung berbau obat. Sebaliknya tahu tanpa formalin baunya khas protein kedelai dan agak asam karena proses fermentasi," ungkapnya.

Wali Kota Pontianak menambahkan guna menekan maraknya peredaran tahu berformalin, pihaknya telah menggelar beberapa kali razia terhadap makanan-makanan yang mengandung zat-zat berbahaya termasuk tahu berformalin.

Hasilnya, menurut dia hampir 60 persen tahu mengandung formalin. "Kami akan telusuri apakah penggunaan formalin dilakukan pada tempat produksinya atau pada tingkat pengecer," ujarnya.

Dia berharap produsen maupun pedagang, serta pengecer tahu tidak hanya memikirkan keuntungan, dengan menghalalkan segala cara tanpa memikirkan dampak pada konsumen atau pembeli tahu.


(U.A057/B/N005/N005) 13-10-2014 14:21:12

Pewarta: Andilala
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026