Ngabang (Antara Kalbar) - Dua pelajar dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Ngabang Kabupaten Landak, mengikuti Ujian Nasional seperti halnya sekolah umum lainnya selama 4 hari, 4-7 Mei 2015.

"Untuk SLB Negeri Ngabang ujian nasional  tingkat SMP baru pertama digelar dengan diikuti dua peserta terdiri 1 orang Tuna Daksa atau cacat tubuh dan 1 orang Tuna Grahita atau keterbelakangan mental,"  kata Kepala SLB Negeri Ngabang Ernesta  di Ngabang, Selasa.

Menurutnya, naskah ujian di SLB untuk siswa tuna daksa langsung dari pusat sedangkan soal tuna grahita dibuat dari sekolah itu sendiri.

"Pelaksanaan ujian nasional di SLB Negeri Ngabang menginduk SMP Negeri 1 Ngabang, tapi ujian diselenggarakan di gedung SLB sendiri. Sedangkan pengawas ujian langsung guru dari SLB Negeri Ngabang," katanya.

Ia mengatakan, SLB Negeri Ngabang sudah berdiri selama 8 tahun, saat ini jumlah siswa 40 orang yang terdiri 31 SDLB dan 9 orang SMPLB. Sedangkan TKLB dan SMALB belum ada siswa.  

"Kami saat ini hanya  ada 11 guru dengan guru PNS hanya tiga orang yang tentu masih kekurangan banyak guru," ujar Ernesta.

Ia menambahkan, setiap tahun SLB Negeri Ngabang menerima siswa baru, hanya masih terkendala anak yang rumahnya dari luar kota Ngabang.

"Karena asrama belum ada sehingga peran orang tua dalam menyekolahkan anaknya dapat memahami," katanya.  (Kun/N005)



Pewarta: Kundori
Editor : Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2026